Ferdinand Hutahaean Curiga Dakwaan Jaksa Direkayasa agar Jokowi Tak Hadir di Sidang
JAKARTA Praktisi hukum Ferdinand Hutahaean mempertanyakan penyusunan dakwaan jaksa dalam perkara dugaan penyebaran informasi terkait ijaz
POLITIK
JAWA BARAT -Sebuah video viral dari Karawang, Jawa Barat, memperlihatkan aksi dramatis seorang pengendara motor yang diduga pura-pura kesurupan saat dihadang oleh polisi. Insiden yang terjadi di Jalan Wirasaba, Adiarsa Timur, Karawang Timur pada Minggu sore (21/7) ini menimbulkan kehebohan di media sosial dan menjadi sorotan publik.
Dalam rekaman video yang tersebar luas, seorang pengendara motor tampil bertelanjang dada dengan ekspresi menggeram, seolah-olah berlagak sebagai seekor macan. Aksi tersebut tidak hanya menarik perhatian para pengguna jalan lainnya, tetapi juga memantik respons dari beberapa petugas polisi yang terlihat mengawasi dengan seksama.
Kepala Bidang Satuan Lalu Lintas Polres Karawang, Iptu Anwar, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, insiden bermula ketika petugas melihat pengendara motor tersebut melanggar aturan dengan menerobos lampu merah Johar dan tidak menggunakan helm. Saat dihentikan untuk ditegur, pengendara yang identitasnya masih belum diketahui itu justru membalas dengan umpatan kasar kepada petugas sebelum akhirnya melarikan diri.
“Ia mengeluarkan kata-kata kasar seperti binatang dan sebagainya. Dia dikejar hingga depan RS Delima Asih, di mana tiba-tiba melakukan aksi membuka baju dan berlagak seperti kesurupan,” ungkap Anwar dalam keterangannya pada Senin (22/7).
Terkait apakah aksi tersebut hanya modus belaka atau bukan, Anwar masih menunggu klarifikasi lebih lanjut. Karena pengendara tersebut menunjukkan sikap yang tidak kooperatif dan sulit diajak berkomunikasi, akhirnya petugas memutuskan untuk membawa motor yang dikendarainya ke Polres Karawang untuk proses lebih lanjut.
Kejadian ini menjadi perdebatan karena menimbulkan spekulasi apakah aksi “kesurupan” itu merupakan modus pengalihan perhatian atau benar-benar insiden yang melibatkan kondisi psikologis pengendara. Tindakan polisi yang mengamankan barang bukti kendaraan juga menjadi bagian dari prosedur hukum yang diambil dalam kasus ini.
Sementara itu, publik tetap dibuat penasaran akan kelanjutan dari kejadian ini, apakah akan ada klarifikasi lebih lanjut dari pihak berwenang atau tidak. Kasus ini juga menimbulkan pertanyaan mengenai respons sosial terhadap perilaku yang tidak biasa di jalan raya, serta perlunya kesadaran akan pentingnya patuh terhadap aturan lalu lintas dan pengendalian emosi dalam situasi yang tegang.
(N/014)
JAKARTA Praktisi hukum Ferdinand Hutahaean mempertanyakan penyusunan dakwaan jaksa dalam perkara dugaan penyebaran informasi terkait ijaz
POLITIK
ACEH Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera terus mengakselerasi pemulihan ekonomi masy
EKONOMI
SIBOLGA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong Pemerintah Kota Sibolga untuk
PEMERINTAHAN
JAKARTA Tujuh orang yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi yang menj
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memilih tidak memberikan komentar terkait temuan dugaan pemborosan anggaran Program Ma
NASIONAL
MEDAN Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Joko Juliantono mengaku kini memiliki banyak pihak yang merasa terganggu sejak pemerintah menjalank
NASIONAL
MEDAN Lurah Paya Pasir, Syerly, menyampaikan permohonan maaf usai video dirinya yang diduga mengejek seorang warga saat menyampaikan kelu
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan penunjukan Gubernur Bank Indonesia (BI) yang baru sepenuhny
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan aliran uang dalam perkara suap yang menjerat Bupati Kuantan Singingi (K
NASIONAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan pembentukan Dewan Pengawas untuk memperkuat pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG). D
NASIONAL