Malam Ke-4 Ramadhan, Ustad Marasonang Siregar Ajak Umat Muslim Berhias dengan Akhlak Mulia
MEDAN Pada malam ke4 bulan suci Ramadhan, Ustad Marasonang Siregar memberikan tausyiah singkat kepada jamaah Mesjid Isti&039adah di J
AGAMA
JAKARTA -Pengacara terkenal Razman Arif Nasution atau yang akrab disapa Razman Nasution kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, Razman menarik perhatian setelah keputusan sidang praperadilan yang membebaskan Pegi Setiawan dari status tersangka kasus pembunuhan Vina dan Eky Cirebon.
Razman berencana melaporkan Hakim Tunggal Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Eman Sulaeman, yang memutus sidang praperadilan tersebut, ke Komisi Yudisial (KY) dan Badan Pengawasan Hukum. Menurut Razman, keputusan yang dibacakan oleh Hakim Eman memiliki dampak yang panjang dan berpotensi menimbulkan masalah di masa depan.
“Kami akan melaporkan Hakim Eman Sulaeman ke Komisi Yudisial dan Badan Pengawasan Hukum. Putusan yang dibacakan sangat berpotensi merusak tatanan hukum yang sudah ada,” ujar Razman saat menjadi narasumber di acara Rakyat Bersuara yang dipandu oleh Aiman Witjaksono pada Selasa (9/7/2024).
Razman menilai bahwa putusan yang diambil oleh Hakim Eman bertentangan dengan Peraturan Mahkamah Agung (MA) Nomor 4 Tahun 2016 Bab 2 tentang Objek dan Pemeriksaan Praperadilan. Ia juga mengkritik profesionalitas Eman sebagai hakim, bahkan mempertanyakan statusnya sebagai hakim, dukun, atau Tuhan.
“Keputusan Eman bertentangan dengan Peraturan MA Nomor 4 Tahun 2016. Saya mempertanyakan profesionalitasnya. Apakah dia hakim, dukun, atau Tuhan?” sindir Razman.
Selain itu, Razman juga menyinggung dampak sosial dan psikologis yang dirasakan oleh keluarga korban pembunuhan Vina dan Eky akibat putusan ini. Menurutnya, keputusan tersebut tidak hanya mengabaikan bukti-bukti yang ada, tetapi juga memberikan ketidakadilan bagi keluarga korban yang telah lama menanti keadilan.
“Putusan ini sangat melukai hati keluarga korban. Mereka telah menanti keadilan sekian lama, tetapi putusan ini seolah mengabaikan semua bukti yang ada,” tambah Razman.
Profil Razman Nasution: Pengacara Kontroversial dan Penuh Perdebatan
Razman Nasution bukanlah nama asing di dunia hukum dan media di Indonesia. Sebagai pengacara, ia sering muncul di layar televisi dan pemberitaan, tidak jarang terlibat dalam berbagai kasus besar dan kontroversial.
, Razman bahkan pernah berselisih dengan sejumlah tokoh terkenal di kalangan hukum dan selebriti. Ia pernah berkonflik dengan pengacara Hotman Paris, dokter kecantikan Richard Lee, hingga YouTuber Denise Chariesta.
Keberanian Razman dalam mengungkapkan pendapatnya dan sering kali melawan arus membuatnya dikenal sebagai sosok yang vokal dan tidak takut bersuara. Meski begitu, sikapnya yang kontroversial sering kali menimbulkan perdebatan di kalangan publik.
Dengan latar belakangnya yang penuh warna, Razman Nasution tetap menjadi figur yang menarik perhatian dalam setiap langkahnya di dunia hukum. Keberaniannya dalam mengkritik dan melawan ketidakadilan menjadi salah satu alasan mengapa namanya terus mencuat di tengah pusaran kasus-kasus besar di Indonesia.
Eman Sulaeman: Hakim yang Dipertanyakan Profesionalitasnya
Sementara itu, Hakim Eman Sulaeman yang menjadi target laporan Razman Nasution juga mendapat sorotan. Keputusan kontroversialnya dalam sidang praperadilan Pegi Setiawan memunculkan pertanyaan besar mengenai profesionalitas dan integritasnya sebagai hakim.
Pihak Komisi Yudisial dan Badan Pengawasan Hukum diharapkan dapat segera menindaklanjuti laporan ini dan melakukan investigasi menyeluruh terkait putusan yang diambil oleh Hakim Eman. Langkah ini penting untuk memastikan bahwa proses hukum berjalan dengan adil dan transparan, serta menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan di Indonesia.
Penutup
Kasus ini menjadi salah satu contoh betapa pentingnya menjaga profesionalitas dan integritas dalam setiap putusan hukum. Keberanian Razman Nasution untuk melaporkan Hakim Eman Sulaeman ke Komisi Yudisial dan Badan Pengawasan Hukum menunjukkan bahwa upaya untuk mencari keadilan harus terus diperjuangkan. Masyarakat pun berharap agar proses hukum dapat berjalan dengan adil dan transparan, memberikan keadilan bagi setiap pihak yang terlibat.
(N/014)
MEDAN Pada malam ke4 bulan suci Ramadhan, Ustad Marasonang Siregar memberikan tausyiah singkat kepada jamaah Mesjid Isti&039adah di J
AGAMA
MEDAN Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh anggota Polri menjalani tes urine menyusul kasus eks Kapolres Bima AKB
HUKUM DAN KRIMINAL
DELI SERDANG Bupati Deli Serdang dr. Asri Ludin Tambunan bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo meresmikan kantor baru Dinas Pemadam Kebak
PEMERINTAHAN
ACEH TIMUR Kepolisian Resor (Polres) Aceh Timur menyalurkan bantuan logistik dari Kapolri kepada masyarakat terdampak bencana di wilayah
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menempati posisi teratas dalam survei popularitas menteri Kabinet Merah Putih versi Indeks
NASIONAL
JAKARTA Hasil survei nasional terbaru Indekstat menempatkan sektor ekonomi sebagai isu paling mendesak yang harus segera diselesaikan ol
EKONOMI
JAKARTA Survei terbaru Indekstat mengungkap bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi program pemerintahan PrabowoGibran yang pa
PEMERINTAHAN
JAKARTA Survei terbaru lembaga Indekstat mengungkap ketidakpastian publik terhadap potensi kembalinya peran TNI dan Polri dalam politik
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Survei terbaru yang dirilis lembaga Indekstat menunjukkan adanya perbedaan signifikan tingkat keyakinan publik terhadap masa dep
NASIONAL
ACEH TENGAH Lubang tanah raksasa di Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, Aceh, terus meluas hingga mencapai luas sekitar 27.000 meter persegi.
PERISTIWA