BREAKING NEWS
Jumat, 22 Mei 2026

Rektor Kembalikan Jabatan Budi Santoso sebagai Dekan FK Unair

BITVonline.com - Selasa, 09 Juli 2024 10:29 WIB
Rektor Kembalikan Jabatan Budi Santoso sebagai Dekan FK Unair
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SURABAYA -Profesor Dr. Mohammad Nasih, Rektor Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, telah mengambil keputusan untuk mengembalikan Profesor Dr. Budi Santoso dr. SpOG (K) ke jabatannya sebagai Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Unair. Keputusan ini diambil setelah polemik pencopotan Prof. Budi yang memicu protes dari berbagai kalangan, termasuk civitas academica, alumni FK Unair, dan beberapa tokoh masyarakat seperti eks Menko Polhukam Mahfud MD.

Dalam konferensi pers usai salat Ashar di Masjid Ulul’ Azmi Kampus A Unair, Prof. Nasih menyatakan, “Mulai besok pagi beliau [Prof. Budi Santoso] mulai ngantor kembali.” Meskipun demikian, Prof. Nasih enggan menjelaskan secara detail akar permasalahan yang menyebabkan pencopotan tersebut. “Tentu karena kami sudah menerima surat dari Prof. Budi, cuma agak sulit baca surat Prof. Budi, tulisan tangan, saya bukan apoteker. Tapi kami paham apa yang disampaikan Prof. Budi dan ada alasan bagi kami mengangkat beliau sebagai dekan, ya kita angkat. Sudah selesai,” ungkapnya.

Pencopotan Prof. Budi Santoso dari jabatan dekan FK Unair pada awal Juli 2024 diyakini terkait dengan komentarnya yang menolak impor dokter asing, meskipun hal ini tidak secara resmi diungkapkan oleh pihak universitas. Prof. Budi dikenal sebagai dekan FK Unair periode 2020-2025 sebelum akhirnya dicopot oleh Rektor Nasih.

Protes terhadap pencopotan tersebut tidak hanya bersifat internal di lingkungan akademis Unair, tetapi juga mencuat ke publik karena implikasi kebijakan dan kebebasan akademis. Beberapa pihak mengkritik tindakan tersebut sebagai pembatasan terhadap pendapat yang berbeda di lingkungan akademis.

Pihak Kementerian Kesehatan menyangkal adanya intervensi terhadap pencopotan Prof. Budi Santoso, dengan menjelaskan bahwa Unair berada di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, bukan Kementerian Kesehatan.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
Dor! Dor!

Dor! Dor!

Oleh Dahlan IskanDOR!Mungkin tidak ada yang tewas oleh tembakan Presiden Prabowo di sidang pleno DPR kemarin. Tapi yang terluka pasti banya

OPINI