Prabowo Minta Pemda Pangkas Anggaran Seremoni: Lebih Baik untuk Sekolah, Rumah Sakit dan Gaji Guru
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh tingkatan pemerintahan melakukan efisiensi anggaran dengan memangkas pengeluaran yang
NASIONAL
BANDUNG –Anak dari mantan Presiden ke-3 RI, BJ Habibie, Ilham Habibie, menunjukkan keberaniannya dengan memasuki kancah politik Indonesia. Dalam sebuah wawancara eksklusif di Hotel Grand Mercure, Jalan Setiabudi, Kota Bandung, Ilham Habibie mengomentari fenomena yang kerap kali menimbulkan kontroversi—partisipasi anggota keluarga presiden dalam dunia politik, baik dalam kontestasi pemilihan umum maupun dalam jabatan publik.
Ilham, yang telah mendapatkan rekomendasi dari Partai Nasdem untuk maju dalam Pilkada Jawa Barat, secara terbuka mengakui bahwa embel-embel sebagai anak seorang presiden memberikan keuntungan tersendiri. Namun, dalam pandangannya, keberhasilan dalam politik haruslah disertai dengan kemampuan individu yang sejati. “Kalaupun ada seorang bapak yang mewariskan jabatan kepada anaknya, asalkan anak tersebut memiliki kemampuan, seharusnya bukan masalah,” ujar Ilham dengan tegas.
Ilham Habibie menegaskan pentingnya menerapkan sistem meritokrasi dalam politik dan kehidupan berbangsa dan bernegara. Baginya, meritokrasi adalah prinsip yang mendasar, di mana keunggulan individu dan prestasi seharusnya menjadi landasan utama untuk pengakuan, promosi, dan penghargaan dalam masyarakat atau organisasi. “Saya percaya bahwa setiap negara yang ingin maju harus mengadopsi politik meritokrasi, bukan politik dinasti, di mana kemampuan dan prestasi seseorang menjadi penentu utama, bukan kedekatan atau hubungan keluarga,” ungkap Ilham dengan penuh keyakinan.
Dalam menjelaskan pencalonannya dalam Pilkada Jawa Barat dan keterkaitannya dengan nama besar Habibie, Ilham memberikan klarifikasi bahwa meskipun ada kesan dinasti dalam nama, tetapi ia lebih menekankan bahwa pencalonannya didasarkan pada meritokrasi. “Saya tidak melihat pencalonan saya sebagai praktik politik dinasti. Ayah saya memimpin Indonesia 25 tahun yang lalu dan meninggal pada tahun 2019. Saya hadir di sini lebih karena meritokrasi, bukan dinasti,” paparnya dengan mantap.
Pernyataan Ilham Habibie ini memberikan perspektif baru dalam diskursus politik Indonesia, di mana pertanyaan tentang garis keturunan dan kapabilitas individu sering kali menjadi pusat perdebatan. Ia menegaskan bahwa untuk menciptakan kepemimpinan yang berkualitas dan mampu membawa negara maju, penting untuk menegakkan prinsip meritokrasi secara konsisten.
Dengan demikian, langkah Ilham Habibie untuk memasuki dunia politik tidak hanya mencerminkan keberanian personalnya, tetapi juga menandai harapan akan pembaharuan dalam praktek politik di Tanah Air. Dalam suasana politik yang selalu dinamis dan penuh tantangan, kata-kata Ilham Habibie mengingatkan kita akan pentingnya menghormati prestasi individu dan menghindari jebakan politik dinasti yang dapat menghambat kemajuan bangsa.
(N/014)
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh tingkatan pemerintahan melakukan efisiensi anggaran dengan memangkas pengeluaran yang
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengumumkan pembentukan dan struktur kelembagaan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Pemer
EKONOMI
JAKARTA Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BCA 2026 menjadi salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (U
EKONOMI
JAKARTA Mengumandangkan dan mendengarkan adzan merupakan salah satu momen penting dalam ibadah umat Islam. Selain menjadi penanda masukn
AGAMA
BANDA ACEH Ustaz Hermansyah Adnan, S.Ag., M.Sos., membahas tema Bolehkah Berteman dengan Syaitan? dalam pengajian rutin Sabtu Subuh di
AGAMA
LANGKAT Tim bola voli PBVSI Kabupaten Langkat menjuarai Turnamen Bola Voli INALUM Cup 2026 setelah mengalahkan Pelita Pematangsiantar de
OLAHRAGA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengukuhkan 48 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Medan 2026. Mere
PEMERINTAHAN
MEDAN Kemeriahan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia semakin terasa di Kota Medan. Pada Jumat, 14 Agus
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menyaksikan siaran langsung penyampai
PEMERINTAHAN
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, memimpin Upacara Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera
PEMERINTAHAN