BREAKING NEWS
Jumat, 10 April 2026

Kapal Terbalik di Perairan Pulau Mursala: Tiga Wisatawan Tewas!

BITVonline.com - Minggu, 30 Juni 2024 03:33 WIB
Kapal Terbalik di Perairan Pulau Mursala: Tiga Wisatawan Tewas!
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TAPTENG –Pulau Mursala, Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, menjadi saksi tragedi memilukan pada Sabtu (29/6/2024), ketika sebuah kapal speedboat yang mengangkut 34 wisatawan terbalik akibat diterjang badai di perairan tersebut. Kapal bermerek Dolphin itu awalnya berangkat dari pantai Bosur Pandan Tapteng pada pukul 10.30 WIB, bersama dengan kapal lain yang membawa rombongan serupa.

Koordinator Pos Basarnas Sibolga-Tapteng, Ruvinus Bangun, menyampaikan bahwa kejadian tragis ini mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, sementara puluhan lainnya berhasil diselamatkan dari perairan yang bergelombang tinggi. “Ya, kami sudah melakukan evakuasi korban. Tiga orang meninggal dunia,” ungkap Ruvinus pada Sabtu malam.

Informasi awal menyebutkan bahwa kapal tersebut tenggelam setelah dihantam ombak besar, memicu respons cepat dari tim Basarnas yang segera bergerak menuju lokasi kejadian. Selain evakuasi oleh Basarnas, korban juga berhasil diselamatkan oleh kapal nelayan dan kapal Dolphin lain yang berada di sekitar perairan Pulau Mursala.

“Korban dievakuasi ke Pulau Bottot dan Pulau Poncan, kemudian kami mengevakuasi mereka ke Pelabuhan PPN Sibolga,” jelas Ruvinus mengenai proses penyelamatan yang melibatkan beberapa tahap evakuasi.

Para korban yang meninggal dunia dalam tragedi ini diidentifikasi sebagai Irmayulita (38 tahun), Fahri Muntas (11 tahun), dan Ratnah (50 tahun), yang semuanya merupakan bagian dari rombongan keluarga dari Asahan dan Batubara. Jenazah ketiganya kemudian dibawa ke RSUD Pandan untuk proses lebih lanjut.

Sementara itu, korban selamat yang berhasil dievakuasi juga telah mendapat perawatan dan pengawasan medis setelah kejadian yang mengguncang hati ini. Peristiwa tragis ini menjadi momentum pedih yang mengingatkan akan bahaya alam di laut, serta pentingnya kewaspadaan dan penanganan cepat dalam situasi darurat di perairan.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru