Airlangga Klaim Pengusaha Sambut Positif Pembentukan BUMN Ekspor DSI
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut rencana pembentukan BUMN ekspor Danantara Sumber Daya Indone
EKONOMI
MEDAN -Pagi itu, Pasar Sukaramai di Jalan Arief Rahman Hakim, Medan Area, menjadi saksi kehebohan yang tak terduga. Penertiban terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) berubah menjadi adegan konfrontasi yang memanas, meninggalkan jejak ketegangan di antara keduanya.
Kepala Satpol PP Medan, Rakhmat Harahap, dengan tegas membenarkan kejadian itu. Menurutnya, penertiban dilakukan sebagai respons terhadap keluhan lama akan gangguan yang ditimbulkan oleh PKL di jalan tersebut. “Kita sudah berkali-kali memberikan imbauan dan surat larangan kepada para pedagang untuk tidak berjualan di pinggir jalan AR Hakim,” ungkap Rakhmat.
Alasan utama penertiban ini, lanjut Rakhmat, adalah untuk memastikan kelancaran lalu lintas yang akan semakin padat menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON). “PKL ini mengganggu kendaraan yang melintas dan menyebabkan kemacetan di area tersebut,” paparnya dengan tegas.
Tidak hanya itu, Rakhmat juga menyoroti kewajiban para PKL untuk berhenti berdagang pada pukul 07.00 WIB sesuai aturan yang berlaku. Namun, hingga pukul 10.00 WIB, kegiatan jual-beli masih berlangsung tanpa menghiraukan peraturan tersebut. “Kami turunkan 60 personil Satpol PP beserta dukungan dari pihak kecamatan dan kepolisian untuk menegakkan aturan,” tambahnya.
Ketegangan mencapai puncaknya ketika seorang PKL menolak untuk menghentikan kegiatan dagangnya, memicu reaksi serentak dari pedagang lainnya. Video amatir yang beredar di media sosial merekam momen-momen tegang ketika para petugas berusaha menertibkan PKL yang menunjukkan resistensi terhadap tindakan penegakan hukum.
Rakhmat menegaskan bahwa penertiban bukanlah upaya penggusuran, melainkan langkah untuk menegakkan peraturan zonasi dan ketertiban di kota Medan. “Kami tidak menggusur, hanya menertibkan sesuai dengan Perda Zonasi yang telah ditetapkan,” jelasnya.
Dalam insiden ini, meskipun ada ketegangan yang terjadi, Rakhmat memastikan tidak ada luka serius yang dialami oleh siapapun. “Mungkin ada beberapa PKL yang mengalami lecet tangan akibat lemparan barang dagangan,” ungkapnya.
Sementara itu, reaksi dari para pedagang sendiri tidak bisa diabaikan. Mereka merasa kesal dan kecewa atas tindakan penertiban yang dianggap mendadak dan keras ini. “Ini sangat mempengaruhi usaha kecil kami. Kami hanya mencari nafkah di sini,” ujar salah seorang PKL yang enggan disebutkan namanya.
Insiden ini memperlihatkan kompleksitas dalam penanganan masalah PKL di Medan, di mana harmoni antara penegak hukum dan masyarakat harus terus dijaga dengan hati-hati. Ke depannya, upaya kolaboratif antara pemerintah kota, kecamatan, dan stakeholder terkait diharapkan dapat menemukan solusi yang lebih berkelanjutan untuk permasalahan ini.
(N/014)
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut rencana pembentukan BUMN ekspor Danantara Sumber Daya Indone
EKONOMI
JAKARTA Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek di lingkungan Kementeria
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmennya dalam pemberantasan korupsi dengan memperingatkan para pejabat agar tid
NASIONAL
JAKARTA Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyampaikan rasa syukur atas pembebasan sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya di
INTERNASIONAL
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Medan menuntut seorang anggota geng motor bernama Ragil Jawara dengan hukuman 20 tahun
HUKUM DAN KRIMINAL
Oleh Dahlan IskanDOR!Mungkin tidak ada yang tewas oleh tembakan Presiden Prabowo di sidang pleno DPR kemarin. Tapi yang terluka pasti banya
OPINI
MEDAN Ratusan peserta dari kalangan mahasiswa, dosen, aktivis, hingga masyarakat umum menghadiri kegiatan nonton bareng (nobar) dan disk
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menjajaki kerja sama dengan RS AnNisa untuk menghadirkan layanan kes
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menghadiri rapat arahan Kepala Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rek
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memaparkan sejumlah capaian transformasi layanan kesehatan di Kota Medan saat menerima ku
PEMERINTAHAN