Mensesneg Ingatkan Pesan Prabowo: Pejabat Wajib Berbenah dan Tegakkan Integritas Lawan Korupsi
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengingatkan kembali pesan Presiden Prabowo Subianto yang secara berulang mene
POLITIK
MAJALENGKA -Kabar duka menyelimuti perjalanan ibadah haji tahun ini, ketika Yaya Nandang, seorang jemaah haji asal Kabupaten Majalengka, dipanggil oleh Sang Khalik di Tanah Suci. Berita tragis ini menjadi tambahan satu lagi dari deretan pahit yang dialami para pencerahan jiwa dalam ibadah tahun ini.
Yaya Nandang, seorang warga Desa Kawunggirang yang telah menginjak usia 83 tahun, meninggalkan dunia pada Senin (17/6/2024) sekitar pukul 19.36 waktu Arab Saudi. Informasi ini diungkapkan oleh Kasi Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka, Abu Mansyur, yang menegaskan bahwa kepergian Yaya Nandang terjadi di Rumah Sakit East Arafat, Arab Saudi.
Menurut Abu Mansyur, Yaya Nandang termasuk dalam Kelompok Terbang (Kloter) 4 Embarkasi Kertajati yang berangkat menuju Tanah Suci pada tanggal 15 Mei 2024 lalu. Namun, nasib tragis menimpanya setelah melaksanakan wukuf di Arafah, di mana ia mengalami gagal napas yang mengharuskannya segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis intensif.
“Almarhum mengalami gagal napas setelah wukuf di Arafah, sehingga langsung dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan medis,” ungkap Abu Mansyur dengan suara teredam oleh kesedihan.
Yaya Nandang akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di RS East Arafat, menjadi salah satu dari tiga jemaah haji asal Majalengka yang meninggal dunia dalam ibadah kali ini. Setiap jemaah yang berangkat dengan harapan suci dan doa terkabul, namun takdir Allah menentukan langkah mereka di dunia ini.
Pihak Kemenag Kabupaten Majalengka telah mengabarkan kabar duka ini kepada keluarga yang ditinggalkan di tanah air. Dalam kesedihan mendalam, mereka menerima kenyataan bahwa Yaya Nandang kini telah kembali ke pangkuan-Nya, setelah dikebumikan dengan tata cara sesuai adat dan syariat Islam di Tanah Suci.
Tidak ada yang lebih menggetarkan hati daripada berita kepergian seorang jemaah haji di Tanah Suci, tempat yang menjadi saksi perjalanan spiritual mereka. Walaupun duka menghampiri, namun keyakinan akan balasan dan pengampunan dari-Nya tetap menjadi cahaya bagi keluarga yang ditinggalkan. Semoga Yaya Nandang diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
Sebagai bangsa yang beriman, mari kita mendoakan agar para jemaah haji yang sedang menjalankan ibadah di Tanah Suci senantiasa dalam lindungan-Nya dan dilimpahi rahmat-Nya. Semoga ibadah mereka diterima, dan semoga perjalanan spiritual mereka menjadi pembuka jalan ke surga-Nya.
(N/014)
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengingatkan kembali pesan Presiden Prabowo Subianto yang secara berulang mene
POLITIK
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa lembaga pemeringkat internasional S&P Global Ratings tidak mempermasalahkan
EKONOMI
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menanggapi usulan Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai terkait pembukaan peluang
POLITIK
MEDAN Sumatera Utara memiliki banyak destinasi camping yang menarik dan mudah dijangkau dari Kota Medan. Lokasilokasi ini menawarkan peng
PARIWISATA
JAKARTA Komisi II DPR RI berencana mengunjungi sejumlah partai politik, baik yang memiliki kursi di parlemen maupun partai nonparlemen, un
POLITIK
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pentingnya penguatan koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter untuk menjaga
NASIONAL
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah anggapan bahwa pemerintah baru bergerak atau baru menggelar rapat ko
POLITIK
BEIJING Reaktor fusi Experimental Advanced Superconducting Tokamak (EAST) milik China kembali menjadi sorotan dunia setelah berhasil menca
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa menyoroti status kelengkapan berkas perkara (P21) dalam kasus dugaan tudingan ijazah palsu Pres
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memanggil Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo ke
EKONOMI