Malam Ke-4 Ramadhan, Ustad Marasonang Siregar Ajak Umat Muslim Berhias dengan Akhlak Mulia
MEDAN Pada malam ke4 bulan suci Ramadhan, Ustad Marasonang Siregar memberikan tausyiah singkat kepada jamaah Mesjid Isti&039adah di J
AGAMA
JATENG -Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan tegas membantah adanya pemberian bantuan sosial (bansos) untuk pelaku judi online. Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala Negara saat kunjungan di Karanganyar, Jawa Tengah, pada Rabu (19/6/2024). Dalam kesempatan tersebut, Jokowi memberikan klarifikasi mengenai polemik yang berkembang mengenai isu bansos untuk pelaku judi online yang sedang ramai dibicarakan.
Secara lugas dan tanpa keraguan, Jokowi menegaskan bahwa tidak ada kebijakan pemberian bansos kepada pelaku judi online. “Enggak ada! Tidak ada pemberian bansos untuk pelaku judi online,” ucap Jokowi dengan suara lantang kepada wartawan yang hadir dalam kunjungan tersebut. Pernyataan ini memberikan kejelasan bahwa spekulasi dan berita yang beredar sebelumnya tidak memiliki dasar yang valid.
Masih dalam konteks yang sama, Presiden Jokowi juga menjelaskan mengenai regulasi terkait aturan bansos untuk korban dari perilaku judi online. Ia menyatakan bahwa aturan tersebut belum dibuat, menegaskan bahwa pemerintah belum menetapkan kebijakan konkret terkait pemberian bantuan kepada pihak-pihak terdampak dari kegiatan judi online.
Sebelumnya, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy telah memberikan penjelasan terkait isu ini. Muhadjir mengklarifikasi bahwa yang menjadi sasaran penerima bansos adalah keluarga yang menjadi korban dari praktik judi online, bukan para pelaku. Menurut pandangan Muhadjir, bantuan tersebut bertujuan untuk membantu keluarga yang terdampak, terutama anak-anak dan istri dari pelaku judi online.
Klarifikasi dari Jokowi ini merupakan upaya untuk menghilangkan kebingungan dan mencegah penyebaran informasi yang tidak benar di masyarakat terkait kebijakan bansos. Dengan menyampaikan informasi secara langsung dan jelas, Presiden berupaya untuk memberikan kepastian kepada publik bahwa pemerintah tidak mendukung atau memberikan insentif kepada pelaku kejahatan online semacam judi online.
Polemik terkait judi online dan dampak sosialnya memang sering kali menjadi sorotan di masyarakat. Keberadaan praktik judi online dinilai dapat berdampak negatif terhadap stabilitas sosial, khususnya dalam lingkup keluarga. Oleh karena itu, respons pemerintah dalam memberikan bantuan kepada keluarga yang terdampak diharapkan dapat memberikan perlindungan sosial yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
Dengan penjelasan yang tegas dan klarifikasi langsung dari Presiden Jokowi, diharapkan bahwa masyarakat dapat memahami dengan baik bahwa kebijakan pemerintah dalam hal ini adalah untuk melindungi dan mendukung korban, bukan untuk memberikan insentif kepada pelaku kejahatan.
Sebagai penutup, penegasan Jokowi ini mengirimkan pesan yang kuat bahwa pemerintah berkomitmen untuk menjaga keadilan sosial dan mengatasi masalah sosial yang kompleks, termasuk dalam konteks digital dan kejahatan online.
(n/014)
MEDAN Pada malam ke4 bulan suci Ramadhan, Ustad Marasonang Siregar memberikan tausyiah singkat kepada jamaah Mesjid Isti&039adah di J
AGAMA
MEDAN Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh anggota Polri menjalani tes urine menyusul kasus eks Kapolres Bima AKB
HUKUM DAN KRIMINAL
DELI SERDANG Bupati Deli Serdang dr. Asri Ludin Tambunan bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo meresmikan kantor baru Dinas Pemadam Kebak
PEMERINTAHAN
ACEH TIMUR Kepolisian Resor (Polres) Aceh Timur menyalurkan bantuan logistik dari Kapolri kepada masyarakat terdampak bencana di wilayah
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menempati posisi teratas dalam survei popularitas menteri Kabinet Merah Putih versi Indeks
NASIONAL
JAKARTA Hasil survei nasional terbaru Indekstat menempatkan sektor ekonomi sebagai isu paling mendesak yang harus segera diselesaikan ol
EKONOMI
JAKARTA Survei terbaru Indekstat mengungkap bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi program pemerintahan PrabowoGibran yang pa
PEMERINTAHAN
JAKARTA Survei terbaru lembaga Indekstat mengungkap ketidakpastian publik terhadap potensi kembalinya peran TNI dan Polri dalam politik
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Survei terbaru yang dirilis lembaga Indekstat menunjukkan adanya perbedaan signifikan tingkat keyakinan publik terhadap masa dep
NASIONAL
ACEH TENGAH Lubang tanah raksasa di Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, Aceh, terus meluas hingga mencapai luas sekitar 27.000 meter persegi.
PERISTIWA