Kasus Akta Palsu di Medan, Kuasa Hukum Anna Sitepu Nilai Pasal 394 Tidak Tepat Jerat Kliennya
MEDAN Vonis lima hingga enam bulan penjara terhadap tiga terdakwa perkara dugaan memasukkan keterangan palsu ke dalam akta autentik di P
HUKUM DAN KRIMINAL
MUARO JAMBI -Gedung Serba Guna Desa Tangkit, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, menjadi saksi kegiatan bersejarah saat Gubernur Jambi Al Haris dan Pejabat Bupati Muaro Jambi Raden Najmi bersatu dalam upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Acara yang dipusatkan pada Gerakan Pangan Murah ini tidak hanya sekadar seremoni, tetapi juga aksi nyata dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
Suasana hari itu terasa semarak dengan kehadiran para pejabat dan warga sekitar yang memenuhi Gedung Serba Guna. Sekretaris Daerah Budhi Hartono dan Kepala OPD Muaro Jambi turut hadir menyambut kedatangan dua pemimpin ini dalam upaya kolaboratif yang menguntungkan bagi semua.
Berbagai jenis kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak, cabai, bawang merah, bawang putih, serta gas 3 kg turut dipasarkan dalam Gerakan Pangan Murah ini. Tidak hanya itu, lauk pauk seperti daging, ikan patin, ikan lele, dan sayuran segar juga tersedia untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga.
Penjabat Bupati Muaro Jambi, Raden Najmi, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah hasil dari kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi dan Provinsi Jambi. “Gerakan Pasar Murah ini merupakan langkah nyata dalam menjaga stabilitasi pasokan dan harga pangan di Kabupaten Muaro Jambi, terutama menjelang Hari Raya Idul Adha yang sebentar lagi tiba,” ungkapnya dengan penuh semangat.
Di tengah acara, Gubernur Al Haris yang didampingi oleh Raden Najmi turut memberikan paket sembako kepada masyarakat kurang mampu sebagai bentuk kepedulian sosial yang mendalam. Selain itu, bantuan berupa alat dan mesin pertanian juga diserahkan kepada kelompok tani setempat, memperkuat sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat.
Pelaksanaan acara tidak hanya sebagai upaya konkret dalam menghadapi dinamika harga pangan, tetapi juga sebagai momen untuk mempererat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama. “Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif yang besar bagi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan secara terjangkau dan merata,” tambah Raden Najmi.
Dengan semangat kerjasama yang kuat antara pemerintah daerah dan provinsi, Gerakan Pangan Murah ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam menjaga ketahanan pangan di Muaro Jambi. Semoga berbagai inisiatif ini terus memberi manfaat nyata bagi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat setempat.
(N/014)
MEDAN Vonis lima hingga enam bulan penjara terhadap tiga terdakwa perkara dugaan memasukkan keterangan palsu ke dalam akta autentik di P
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengungkap dugaan kebocoran penerimaan negara akibat praktik kecurangan ekspor yang berlangsung dalam
EKONOMI
JAKARTA Instagram resmi menghadirkan fitur baru bernama Instants bagi pengguna di Indonesia. Fitur ini memungkinkan pengguna mengirim fo
SAINS DAN TEKNOLOGI
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) berencana melakukan revitalisasi terhadap SMA Negeri Unggulan Sukma Nias yang ber
PEMERINTAHAN
BANDUNG BARAT Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menyatakan Indonesia masih tergolong sebagai negara yang aman bagi masyarakat
NASIONAL
BANTEN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai tata kelola anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih menyimpan sejumlah celah y
NASIONAL
MEDAN Majelis hakim Pengadilan Negeri Medan menjatuhkan vonis bersalah kepada Anna Sitepu bersama dua anaknya, Ninta Sri Ulina Brahmana
HUKUM DAN KRIMINAL
TANJAB TIMUR Kepolisian Resor Tanjung Jabung Timur mengungkap kasus tindak pidana narkotika di wilayah hukumnya. Dalam penggerebekan yan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Kamis, 21 Mei 2026. Penguatan terjadi di tenga
EKONOMI
Oleh Yakub F. IsmailDI tengah situasi ketidakpastian global disertai ancaman perlambatan pergerakan ekonomi dunia dipicu persoalan konflik
OPINI