Ketua PBVSI Langkat Edi Bahagia Sinuraya Temui Boy Arnez, Dorong Lahirnya Atlet Voli Masa Depan
BINJAI Ketua Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Langkat, Edi Bahagia Sinuraya, menerima kunjungan pemain tim nasion
OLAHRAGA
JAKARTA -Sidang lanjutan kasus gratifikasi dan pemerasan yang menjerat Mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) kembali memperlihatkan lapisan-lapisan skandal yang semakin terbuka. Kesaksian dari Kepala Rumah Tangga (Karumga) Rumdin Mentan, Sugiyatno, di Pengadilan Tipikor Jakarta mengungkapkan detail yang menggugah kontroversi.
Dalam persidangan yang berlangsung pada Senin (3/6/2024), Sugiyatno menghadirkan fakta mengejutkan tentang penggeledahan di rumah pribadi SYL. Menurut kesaksian Sugiyatno, uang miliaran rupiah ditemukan di dalam koper yang dibawa dari kamar pribadi SYL.
Pertanyaan hakim tentang pengetahuan Sugiyatno terkait uang yang disita dari rumdin SYL memberikan gambaran yang memilukan. Dengan tenang, Sugiyatno menyampaikan bahwa uang tersebut berjumlah miliaran rupiah dan ditemukan di dalam koper. Hal ini membuka tabir terkait praktik gratifikasi dan pemerasan yang diduga dilakukan oleh SYL.
Tidak hanya uang, Kesaksian Sugiyatno juga mengungkapkan bahwa dalam penggeledahan tersebut, KPK menemukan tidak kurang dari 12 senjata. Fakta ini semakin menambah dimensi kompleks dari kasus yang sedang disidangkan.
Sidang ini juga memunculkan fakta mengejutkan bahwa SYL didakwa melakukan pemerasan dan menerima gratifikasi dengan total Rp 44,5 miliar. Bersama dua eks anak buahnya, Sekjen Kementan nonaktif Kasdi dan Direktur Kementan nonaktif M Hatta, SYL disebut terlibat dalam praktik yang merugikan keuangan negara.
Para pejabat Kementan yang menjadi saksi dalam persidangan juga mengakui bahwa mereka harus patungan untuk memenuhi berbagai kebutuhan SYL. Dari sewa jet pribadi, perjalanan umroh hingga perjalanan ke Brasil dan Amerika Serikat, serta permintaan lainnya yang terkesan mewah.
Sidang ini membuka mata tentang kompleksitas korupsi dan praktik-praktik tidak etis di dalam lingkaran kekuasaan. Kesaksian dari Sugiyatno menambah tekanan terhadap SYL dan menimbulkan pertanyaan besar tentang integritas para pejabat negara.
(N/014)
BINJAI Ketua Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Langkat, Edi Bahagia Sinuraya, menerima kunjungan pemain tim nasion
OLAHRAGA
JAKARTA Isu perombakan Kabinet Merah Putih kembali mengemuka. Pengamat politik Rocky Gerung memprediksi Presiden Prabowo Subianto akan m
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan seluruh pemerintah kabupaten dan kota di wilayahnya telah mengalokasikan anggaran pe
PEMERINTAHAN
MEDAN Tim gabungan dari Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan bersama Polsek Medan Kota menggerebek sebuah rumah yang dijadikan gudan
HUKUM DAN KRIMINAL
LANGKAT Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, tak pernah kehabisan daya pikat untuk urusan wisata alam. Salah satu kawasan yang menjadi iko
PARIWISATA
BINJAI Upaya memperkuat ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis pangan lokal terus dilakukan. Pemerintah Kota Binjai
EKONOMI
BANDA ACEH Akhlak terpuji dan kerendahan hati menjadi cerminan utama seorang muslim dalam meniti kehidupan seharihari. Hal tersebut dit
AGAMA
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan empat tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembayaran komisi asuransi perkapala
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap peredaran narkotika jaringan MalaysiaMedan dengan menangkap seorang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan komitmen pemerintah untuk menghadirkan perlindungan sosial bagi seluruh
NASIONAL