BREAKING NEWS
Jumat, 12 Juni 2026

Jampidum Kejagung Fadil Zumhana Dirawat Selama 2 Bulan di RSCM Sebelum Meninggal

BITVonline.com - Sabtu, 11 Mei 2024 10:52 WIB
Jampidum Kejagung Fadil Zumhana Dirawat Selama 2 Bulan di RSCM Sebelum Meninggal
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA -Kabar duka menyelimuti Kejaksaan Agung (Kejagung) RI dengan meninggalnya Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum), Fadil Zumhana. Kabar tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi Kejagung RI, mengundang ucapan belasungkawa dari masyarakat dan rekan seprofesinya. Fadil Zumhana dipuji sebagai sosok yang berdedikasi tinggi dalam penegakan hukum di Indonesia.

Informasi mengenai meninggalnya Fadil Zumhana tersebar luas, menciptakan gelombang duka di kalangan para jaksa dan pejabat hukum. Jaksa Agung beserta jajarannya mengirimkan doa dan harapan agar Fadil Zumhana mendapatkan tempat yang terbaik di sisi Allah SWT. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Ketut Sumedana, mengonfirmasi kabar tersebut, menyatakan bahwa Fadil Zumhana telah berjuang melawan sakit selama beberapa waktu di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Profil singkat Fadil Zumhana menggambarkan perjalanan karier yang gemilang dalam penegakan hukum di Indonesia. Sebagai lulusan Pasca Sarjana Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan Bandung, Fadil Zumhana memiliki pengalaman yang luas dalam berbagai jabatan di kejaksaan, termasuk sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya dan Asisten Bidang Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejari Jawa Barat. Keberhasilannya kemudian melambung saat dipromosikan menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Timur, sebelum akhirnya menjabat sebagai Sekretaris JAM PIDSUS Kejaksaan Agung RI.

Karier cemerlang Fadil Zumhana tergambar dari peranannya dalam menangani berkas perkara dan tuntutan terhadap kasus-kasus penting, termasuk kasus pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat. Dedikasinya dalam menjalankan tugasnya sebagai jaksa memberikan kontribusi besar dalam menjaga keadilan dan penegakan hukum di Indonesia.

Kehilangan Fadil Zumhana adalah duka yang mendalam bagi dunia hukum Indonesia. Jejak perjalanan karier dan pengabdian yang telah diukirnya akan tetap dikenang sebagai inspirasi bagi generasi jaksa yang akan datang. Semoga beliau mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah SWT, dan semangat pengabdian dan keberhasilannya menjadi warisan yang terus menginspirasi perjalanan kejaksaan di Indonesia.

Gaya penulisan jurnalistik yang tajam dan informatif memberikan gambaran mendalam tentang sosok Fadil Zumhana dan kontribusinya dalam dunia hukum Indonesia.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru