Timnas Indonesia U-19 Gagal ke Final Piala AFF Usai Takluk 0-1 dari Australia
DELI SERDANG Tim nasional Indonesia U19 harus mengakhiri langkahnya di Piala AFF U19 2026 setelah kalah tipis 01 dari Australia pada
OLAHRAGA
JAKARTA –Menghadapi momen penting pembacaan putusan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2024 oleh Mahkamah Konstitusi (MK) besok, Profesor Koentjoro, seorang Guru Besar Psikologi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), mengungkapkan keraguan dan kehati-hatian dalam menyikapi hasil putusan tersebut. Dalam suasana yang penuh ketegangan dan spekulasi politik, Profesor Koentjoro mengungkapkan bahwa banyak tanda-tanda yang membuatnya kurang berani berharap pada putusan MK.
“Saya tidak terlalu berani berharap karena ketika empat menteri diminta menjadi saksi di MK, banyak orang berharap mereka akan banyak membantu tetapi ternyata tidak sesuai dengan harapan,” kata Prof Koentjoro dengan tegas. Sikap kritis dan realistisnya mencerminkan keprihatinan yang mendalam terhadap integritas dan independensi lembaga hukum di negara ini.
Meskipun demikian, Profesor Koentjoro menegaskan bahwa dirinya bukanlah seorang partisan politik. Bagi beliau dan para sivitas akademika, tugas utama adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dan menjaga keberadaban. “Kita harus tetap menjaga mood, menjaga situasi ini agar apa pun yang besok terjadi perjuangan harus tetap kita tegakkan. Kita tidak boleh lelah memperjuangkan kebenaran dan keadilan,” paparnya dengan mantap.
Pandangan kritis Profesor Koentjoro terhadap dinamika politik dan hukum di negara ini juga meliputi peran perguruan tinggi dalam menjaga nilai-nilai kebenaran dan integritas. Beliau mengungkapkan keprihatinan atas peran guru besar yang seringkali terkacaukan, dimana ada yang berasal dari kalangan akademisi murni dan ada pula yang berasal dari kalangan politisi.
Dalam konteks ini, UGM dianggapnya sebagai kampus rakyat yang selalu bersama rakyat dalam memperjuangkan kebenaran dan keadilan. “Kita kampus rakyat, kampus perjuangan makanya kita memperjuangkan. Kita memiliki jati diri bangsa, jati diri UGM, berdasarkan jati diri itulah kita berjuang,” tegas Profesor Koentjoro.
Dengan keprihatinan dan semangat perjuangan yang diungkapkan Profesor Koentjoro, diharapkan bahwa nilai-nilai keadilan, kebenaran, dan integritas akan terus dijaga dan diperjuangkan oleh seluruh elemen masyarakat, terutama dalam konteks hukum dan politik yang menjadi pilar utama kestabilan bangsa.
(N/014)
DELI SERDANG Tim nasional Indonesia U19 harus mengakhiri langkahnya di Piala AFF U19 2026 setelah kalah tipis 01 dari Australia pada
OLAHRAGA
BANDA ACEH Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, meminta pemerinta
NASIONAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah menerima audiensi jajaran PT Pertamina di ruang kerjanya, Kamis (11/6/2026). Pertem
NASIONAL
Oleh Yakub F. IsmailKebijakan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi merupakan sebuah langkah yang penuh liku.Kebij
OPINI
SIMALUNGUN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak Forum Komunikasi Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Sel
PEMERINTAHAN
SIMALUNGUN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak seluruh bupati dan wali kota di daerah itu untuk menyukse
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan menerima putusan banding terhadap terpidana kasus korupsi tata kelola minyak, Muhammad Kerry
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan aliran suap yang diterima mantan Ketua Ombudsman RI, Hery Susanto, dengan nilai menca
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komedian Praz Teguh memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya pada Kamis, 11 Juni 2026, terkait kasus dugaan penipuan dan pengg
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Majelis hakim Pengadilan Negeri Medan mengabulkan permohonan penangguhan penahanan dua terdakwa kasus dugaan pembelian bahan bakar m
HUKUM DAN KRIMINAL