Garuda Muda Tumbang 0-1 dari Australia, Gagal ke Final AFF U-19 2026
MEDAN Langkah Timnas U19 Indonesia menuju final Piala AFF U19 2026 terhenti setelah takluk 01 dari Australia pada babak semifinal yan
OLAHRAGA
JAKARTA -Setelah heboh dengan peristiwa “Dirty Vote” yang terungkap melalui sebuah film dokumenter, kini masyarakat dikejutkan dengan kabar tayangnya film “Dirty Election”, sebuah karya yang mengungkap kecurangan dalam konteks pemilihan umum berbasis teknologi. Film ini menjadi sorotan publik setelah trailer perdana dirilis oleh eks Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, pada Sabtu (20/4).
Dalam keterangan resminya, Roy Suryo menyebut bahwa banyaknya permintaan dari publik menjadi alasan utama untuk segera menayangkan film tersebut. Di balik keputusan ini, ada semangat kepedulian terhadap penegakan demokrasi dan keadilan yang menjadi fokus dari karya ini. Meskipun tidak merinci secara gamblang isi dari film tersebut, Roy Suryo menyatakan bahwa premier trailer film ini merupakan respons terhadap antusiasme masyarakat.
“Dirty Election” bukan hanya sekadar film, tetapi juga sebuah bentuk kepedulian terhadap isu-isu krusial dalam sistem demokrasi kita. Aliansi Penegak Demokrasi Indonesia (APDI) yang menjadi produser film ini, menekankan bahwa film tersebut tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pesan edukatif tentang pentingnya menjaga integritas, menegakkan keadilan, dan mengawal proses demokrasi dengan baik.
Menurut narasi dalam trailer film yang disampaikan Roy Suryo, kita dibawa pada perjalanan yang tak terduga namun bermuara pada semangat mencari kebenaran. Film ini juga dihadirkan sebagai bentuk dukungan kepada pengadilan dengan menyajikan ‘amicus curiae brief’, sebagai sahabat dalam perjuangan memperjuangkan kebenaran.
Sebelumnya, film “Dirty Vote” telah membuka mata publik terhadap desain kecurangan yang mungkin terjadi dalam Pemilu 2024. Film dokumenter tersebut menampilkan pandangan dari ahli hukum tata negara seperti Bivitri Susanti, Zainal Arifin Mochtar, dan Feri Amsari, dengan Dandhy Laksono sebagai sutradaranya. Pesan yang disampaikan dalam film tersebut sangat jelas, bahwa kecurangan yang terjadi tidak bisa diabaikan begitu saja, dan masyarakat perlu memahami lebih dalam tentang dinamika pemilihan umum.
Kehadiran “Dirty Election” diharapkan menjadi pencerahan bagi masyarakat akan pentingnya transparansi, kejujuran, dan partisipasi aktif dalam menjaga proses demokrasi. Dengan demikian, film ini tidak hanya menjadi tontonan biasa, tetapi juga mengajak kita untuk merenung dan bertindak dalam menjaga integritas negara dan proses pemilihan umum yang adil dan demokratis.
(N/014)
MEDAN Langkah Timnas U19 Indonesia menuju final Piala AFF U19 2026 terhenti setelah takluk 01 dari Australia pada babak semifinal yan
OLAHRAGA
DELI SERDANG Tim nasional Indonesia U19 harus mengakhiri langkahnya di Piala AFF U19 2026 setelah kalah tipis 01 dari Australia pada
OLAHRAGA
BANDA ACEH Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, meminta pemerinta
NASIONAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah menerima audiensi jajaran PT Pertamina di ruang kerjanya, Kamis (11/6/2026). Pertem
NASIONAL
Oleh Yakub F. IsmailKebijakan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi merupakan sebuah langkah yang penuh liku.Kebij
OPINI
SIMALUNGUN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak Forum Komunikasi Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Sel
PEMERINTAHAN
SIMALUNGUN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak seluruh bupati dan wali kota di daerah itu untuk menyukse
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan menerima putusan banding terhadap terpidana kasus korupsi tata kelola minyak, Muhammad Kerry
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan aliran suap yang diterima mantan Ketua Ombudsman RI, Hery Susanto, dengan nilai menca
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komedian Praz Teguh memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya pada Kamis, 11 Juni 2026, terkait kasus dugaan penipuan dan pengg
HUKUM DAN KRIMINAL