Menyusuri Kebun Melon dan Rumah Tempe Koro, Inisiatif Srikandi Aceh Dukung Pembangunan Ekonomi Lokal
BANDA ACEH Matahari Kamis pagi (2/4/2026) menyinari Gampong Lam Manyang, Kecamatan Peukan Bada, saat rombongan tiga srikandi Aceh keluar
EKONOMI
JAKARTA -Peristiwa bentrokan antar massa aksi pro dan kontra Prabowo-Gibran di Patung Kuda, Monas, Jakarta Pusat, pada Jumat (19/4), menyoroti ketegangan politik yang kian meruncing di tengah masyarakat. Konfrontasi fisik dan saling lempar botol air dan batu antara kedua kelompok massa mencerminkan polarisasi politik yang semakin tajam.
Awalnya, aksi pendukung Prabowo-Gibran datang dari arah Jalan Medan Merdeka Selatan, hanya untuk disambut dengan protes keras dan seruan pulang dari massa kontra Prabowo. Ketegangan memuncak saat kedua kelompok massa mulai saling melempar barang dan terjadi bentrokan di sekitar Patung Kuda.
Tindakan agresif dari kedua belah pihak memunculkan potensi bahaya yang mengancam situasi keamanan. Pagar besi pembatas menjadi tidak cukup mampu mengendalikan gelombang emosi massa yang meradang. Namun, di tengah kekacauan itu, ada suara yang berusaha meredam gejolak.
Salah satu massa mengingatkan agar tidak terprovokasi dan mengajak untuk tidak menjadi provokator. Namun, upaya ini tampaknya terhenti di tengah jalan, terkubur dalam hiruk pikuk kerumunan dan aksi keras lainnya.
Intervensi pihak kepolisian menjadi kunci untuk meredakan situasi yang semakin panas. Sigapnya tindakan petugas kepolisian dalam meminta massa mundur menjadi langkah yang tepat untuk menghindari eskalasi konflik yang lebih besar.
Namun, insiden ini juga harus menjadi bahan evaluasi bersama tentang pentingnya menjaga kontestasi politik dalam koridor yang sehat dan damai. Pertentangan politik harus diungkapkan melalui jalur yang legal dan beradab, tanpa mengorbankan keamanan dan kedamaian masyarakat.
(N/014)
BANDA ACEH Matahari Kamis pagi (2/4/2026) menyinari Gampong Lam Manyang, Kecamatan Peukan Bada, saat rombongan tiga srikandi Aceh keluar
EKONOMI
BANDA ACEH Perselisihan antara Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi dan Hasan Basri, akhirnya menemui titik temu. Langkah
POLITIK
MEDAN Kasus dugaan penganiayaan yang menjerat Junara Hutahaean memunculkan kontroversi di persidangan Pengadilan Negeri Medan. Tim penas
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang pria berusia 52 tahun yang bekerja sebagai penjaga malam ditemukan tewas di dalam sebuah ruko di Jalan Ring Road, Kecamata
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Rutan Kelas I Jakarta Pusat, Wahyu Trah Utomo, membantah pernyataan Ammar Zoni dalam pleidoi pribadinya yang menyebut nar
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai pekan depan akan melaksanakan pemeriksaan maraton terhadap penyelenggara ibadah haji kh
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Dalam rangka mempersiapkan supervisi tingkat Provinsi Sumatera Utara, Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kota Binjai menggelar kegiatan p
PEMERINTAHAN
BINJAI Pemerintah Kota Binjai melalui Sekretaris Daerah (Sekdako) Kota Binjai, Chairin F. Simanjuntak, S.Sos., M.M., bersama Kepala Bada
PEMERINTAHAN
JAKARTA Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera terus mempercepat pemanfaatan kayu ha
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR, Hinca Panjaitan dari Fraksi Demokrat, menyuarakan kemarahan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ka
POLITIK