BREAKING NEWS
Kamis, 11 Juni 2026

Indonesia Butuh 12 Juta Talenta Digital pada 2030, Wamenkomdigi Nezar Patria Soroti Kekurangan 3 Juta Talenta Digital Saat Ini

BITVonline.com - Kamis, 19 Desember 2024 09:20 WIB
Indonesia Butuh 12 Juta Talenta Digital pada 2030, Wamenkomdigi Nezar Patria Soroti Kekurangan 3 Juta Talenta Digital Saat Ini
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

YOGYAKARTA –Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, menyampaikan bahwa Indonesia akan membutuhkan sekitar 12 juta talenta digital pada tahun 2030 untuk mendukung transformasi digital dan kemajuan ekonomi negara. Saat ini, Nezar mengungkapkan bahwa Indonesia kekurangan sekitar 3 juta talenta digital.

“Kalau talent digital kita memang kurang, ya, kita kan di 2030 butuh sekitar 12 juta talent digital, saat ini saja kita masih kekurangan sekitar 3 juta, hampir 3 juta kita kurang,” kata Nezar Patria saat ditemui di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Kamis (19/12).

Pentingnya Peningkatan Talenta Digital

Nezar menjelaskan bahwa talenta digital merujuk pada individu yang memiliki kemampuan dan keterampilan untuk menguasai teknologi digital, yang kini semakin diperlukan dalam berbagai sektor. Menurutnya, kekurangan talenta digital ini menjadi tantangan besar bagi Indonesia, terutama dalam mendukung revolusi industri 4.0 dan menciptakan inovasi di dunia digital.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Wamenkomdigi menyatakan bahwa kementeriannya sedang bekerja sama dengan beberapa perusahaan teknologi global besar, seperti Google, Microsoft, dan Amazon, untuk mempercepat program pendidikan digital guna menghasilkan lebih banyak talenta digital di Indonesia.

“Kita bekerja sama dengan sejumlah big tech global tech company, misalnya Google, Microsoft, Amazon, untuk bisa mempercepat proses pendidikan digital untuk pembentukan digital talent di Indonesia,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Nezar juga menyinggung pentingnya pendidikan coding sejak dini, terutama untuk anak-anak sekolah dasar (SD). Ia menyatakan bahwa pengajaran coding adalah bagian dari literasi digital yang sangat penting untuk memperkenalkan anak-anak dengan teknologi dan meningkatkan keterampilan mereka di masa depan.

“Bagus, kita dukung, bagi yang ingin belajar coding pastinya gitu, bagian dari literasi digital juga,” kata Nezar. Ia menambahkan bahwa selain coding, pengetahuan tentang teknologi kecerdasan buatan (AI) juga penting dikenalkan kepada generasi muda Indonesia.

“Bagus juga kalau selain coding, pengetahuan fundamental tentang artificial intelligence dan penggunaan generative AI itu juga dikenalkan ke generasi muda,” ujar Nezar.

Nezar mengingatkan bahwa anak-anak masa kini sudah berinteraksi dengan teknologi digital sejak usia dini. Oleh karena itu, materi pendidikan yang disampaikan harus disesuaikan dengan usia dan tingkat pemahaman mereka.

Nezar Patria menyebutkan bahwa pengajaran coding dan teknologi digital lainnya di tingkat SD sangat relevan untuk mempersiapkan generasi muda Indonesia dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Visi ini mengacu pada pencapaian Indonesia yang maju dan mandiri pada usia 100 tahun kemerdekaannya.

“Anak-anak ini perlu dikenalkan coding untuk menyongsong program Indonesia Emas 2045. Kalau anak-anak SD kita bicara soal jauh ke depan, ya, mungkin sampai ke Indonesia Emas di 2045,” kata Nezar.

Ia berharap dengan pengenalan coding dan teknologi digital sejak dini, anak-anak Indonesia akan memiliki kompetensi yang diperlukan untuk menghadapi tantangan teknologi di masa depan, serta dapat berkontribusi pada pembangunan ekonomi digital negara.

Dengan adanya kebutuhan mendesak akan talenta digital, Indonesia harus mempercepat pembentukan dan pelatihan generasi muda agar dapat memenuhi tuntutan pasar kerja yang semakin digital. Pendidikan coding dan teknologi digital sejak dini, serta pemahaman tentang AI, akan menjadi kunci untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 dan membangun Indonesia yang lebih maju secara digital.

(N/014)

0 komentar
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru