BREAKING NEWS
Jumat, 12 Juni 2026

George Sugama Halim (GSH) Aniaya Ibunya hingga Patahkan Tulang Lengan Sebelum Terlibat Kasus Penganiayaan Karyawan Toko Roti!

BITVonline.com - Senin, 16 Desember 2024 10:08 WIB
George Sugama Halim (GSH) Aniaya Ibunya hingga Patahkan Tulang Lengan Sebelum Terlibat Kasus Penganiayaan Karyawan Toko Roti!
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA –George Sugama Halim (GSH), anak pemilik toko roti Lindayes Patisserie and Coffee di Jakarta Timur, yang baru-baru ini terlibat dalam kasus penganiayaan terhadap karyawan wanita toko roti, Dwi Ayu Dharmawati (DAD), ternyata memiliki riwayat kekerasan lainnya dalam keluarganya. Menurut informasi yang dihimpun dari unggahan Instagram resmi toko roti tersebut, GSH juga pernah melakukan tindakan kasar terhadap ibunya, Linda Pantjawati, hingga menyebabkan patah tulang lengan akibat dibanting.

Tidak hanya kepada sang ibu, GSH juga dikabarkan kerap berbuat kasar terhadap adik laki-lakinya, yang juga mengalami luka akibat tindakannya. Meski menjadi korban kekerasan fisik oleh anaknya, keluarga besar GSH enggan untuk membawa persoalan tersebut ke ranah hukum karena ikatan emosional yang ada.

Namun, setelah penganiayaan terhadap DAD, pihak keluarga akhirnya menyatakan siap mendukung penuh proses hukum yang sedang berlangsung dan meminta maaf kepada korban serta pihak-pihak yang merasa dirugikan. “Kami berkomitmen untuk mendukung sepenuhnya penyelidikan yang dilakukan oleh kepolisian. Kami juga ingin menegaskan bahwa tidak ada satu pun orang di tempat kami yang menginginkan kekerasan seperti ini terjadi,” kata pernyataan keluarga di Instagram Lindayes Patisserie and Coffee.

GSH yang juga disebut memiliki keterbatasan kecerdasan emosional (EQ) dan IQ, sebelumnya melakukan penganiayaan terhadap DAD di toko roti tempatnya bekerja. Tindakannya sempat viral setelah video kekerasan tersebut tersebar di media sosial, yang akhirnya memicu penangkapan dirinya di Sukabumi setelah mencoba melarikan diri.

Pihak keluarga kini menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas dan mendukung sepenuhnya proses hukum untuk memastikan keadilan bagi korban DAD.

(N/014)

0 komentar
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru