Kasus MBG Kian Jadi Sorotan, KPK Klarifikasi Daftar Nama yang Viral dan Bantah Isu Keterlibatan Pimpinan
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merespons beredarnya daftar lebih dari 20 nama yang disebutsebut terkait dalam kasus dugaan
NASIONAL
MEDAN –Sekretaris Camat Medan Timur, Syamsul Alam Nasution, menemui warga Kelurahan Durian pada Selasa (8/10) untuk membahas keluhan mereka terkait pembangunan tembok yang merusak 14 rumah warga di Jalan Karantina. Pertemuan ini berlangsung setelah sejumlah warga, termasuk emak-emak, mendatangi Kantor Camat untuk menuntut penanganan atas masalah tersebut.
Dalam pertemuan tersebut, Syamsul menyampaikan rencananya untuk mengirimkan surat kepada pihak pengembang yang bertanggung jawab atas proyek tersebut. Surat tersebut berisi tuntutan dari warga agar pengembang menurunkan tinggi tembok dari empat meter menjadi dua meter. Selain itu, warga juga meminta agar semua aktivitas pembangunan dihentikan hingga tembok diturunkan dan janji-janji perbaikan untuk rumah-rumah yang rusak dapat dipenuhi.
“Saat ini, hasil lanjutan mediasi dari tanggal 1 Oktober kami akan melayangkan surat imbauan kembali kepada masyarakat dan pengembang bangunan di Jalan Karantina,” ujar Syamsul. Ia menambahkan bahwa pihak kecamatan juga akan meminta pengembang untuk menunjukkan surat izin mendirikan bangunan. “Itu akan kami minta ke pengembang untuk menunjukkan surat izin bangunan,” jelasnya.
Syamsul mengakui bahwa pihaknya baru mengetahui adanya pembangunan tembok tersebut setelah menerima laporan dari warga. “Kami mengetahui adanya bangunan tembok sepanjang empat meter itu setelah laporan dari warga. Sampai saat ini juga yang kami lihat bangunan di area itu tidak ada. Hanya ada pendirian tembok sepanjang empat meter,” katanya.
Namun, ketika ditanya mengenai langkah apa yang akan diambil jika pengembang tidak mengindahkan surat imbauan tersebut, Syamsul tidak memberikan jawaban yang tegas. “Kami sudah mengadakan mediasi pada tanggal 1 Oktober, ini tindak lanjut kami untuk menyampaikan aspirasi warga. Tapi jika tak diindahkan juga, maka akan kami beri imbauan lebih lanjut,” jelasnya.
Usai mendengar penjelasan tersebut, beberapa warga mengaku masih merasa belum puas. Salah seorang warga bernama Fadila mengatakan, “Ini kita lihatlah bagaimana hasil dari surat imbauan yang kecamatan berikan ke pengembang. Pastinya, jika mereka masih melakukan pengerjaan fisik, kami akan kembali datangi kantor kecamatan.”
Sebelumnya, sejumlah warga dari Jalan Karantina, Lingkungan Lima, mendatangi Kantor Camat Medan Timur untuk menuntut penurunan tinggi tembok bangunan tersebut. Mereka datang dengan niat baik dan berharap dapat berbicara langsung dengan Camat Medan Timur, Noor Alfi Pane. Namun, setelah menunggu selama tiga jam tanpa ada tanggapan, situasi mulai memanas. Emak-emak tersebut akhirnya menggelar aksi mendobrak pintu dan berteriak, membuat suasana di kantor kecamatan menjadi ricuh.
Akibat kericuhan ini, staf kecamatan terpaksa masuk ke dalam ruangan, dan papan pengumuman ‘istirahat’ mendadak terpampang di bagian pelayanan. Situasi ini menunjukkan ketegangan yang ada antara warga dan pihak kecamatan, serta ketidakpuasan yang mendalam terhadap penanganan masalah pembangunan yang dianggap merugikan masyarakat.
Warga berharap pihak kecamatan dapat segera mengambil tindakan yang tegas dan sesuai untuk menyelesaikan masalah ini, agar tidak ada lagi rumah yang rusak akibat pembangunan yang tidak sesuai dengan peraturan. Keberanian warga untuk bersuara dalam masalah ini mencerminkan semangat mereka dalam memperjuangkan hak-hak mereka sebagai masyarakat.
(N/014)
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merespons beredarnya daftar lebih dari 20 nama yang disebutsebut terkait dalam kasus dugaan
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi XII DPR RI Meitri Citra Wardani mengingatkan pemerintah dan PT Pertamina (Persero) untuk mengantisipasi potensi m
EKONOMI
JAKARTA Ketua Umum All Cipayung Nusantara, David Pajung, berharap persidangan perkara dugaan fitnah terkait tudingan ijazah palsu Presid
POLITIK
JAKARTA Tim kuasa hukum Presiden ke7 RI Joko Widodo mengungkap adanya dugaan manipulasi atau pengubahan bukti elektronik dalam perkara
POLITIK
JAKARTA Harga cabai rawit merah masih menjadi salah satu komoditas pangan dengan harga tertinggi di pasar nasional. Berdasarkan data Pus
EKONOMI
JAKARTA Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman mendorong peningkatan konsumsi telur dan daging aya
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota Medan mengerahkan armada pemadam kebakaran untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga yang terdampak krisi
NASIONAL
MEDAN Pengurus Besar Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (PB MABMI) melakukan ziarah ke makam enam mantan Ketua Umum yang telah wafat m
SENI DAN BUDAYA
ACEH Sebagian besar wilayah Provinsi Aceh diprakirakan mengalami cuaca berawan hingga hujan ringan sepanjang hari. Kondisi ini terjadi d
NASIONAL
MEDAN Sebagian besar wilayah Sumatera Utara diperkirakan mengalami hujan ringan pada hari ini. Kondisi tersebut berpotensi terjadi di se
NASIONAL