IHSG Dibuka Menguat di Awal Pekan, Naik ke Level 5.900 pada Perdagangan Pagi
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan awal pekan dengan bergerak di zona hijau pada Senin (6/7/2026). Hingga p
EKONOMI
MEDAN –Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Medan Tuntungan berhasil menangkap Amran Nababan (31), seorang warga Jalan Teh Raya, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan, terkait kasus pencurian sepeda motor. Penangkapan ini dilakukan pada 3 Oktober 2024 di sekitar Jalan Letjen Jamin Ginting, tidak jauh dari loket bus.
Kanit Reskrim Polsek Medan Tuntungan, Ipda Syawal Sitepu, menjelaskan bahwa Amran diduga terlibat dalam pencurian sepeda motor jenis Honda Beat milik Auditia Amelia Lumbantoruan yang terjadi pada 18 Agustus lalu. Kejadian tersebut bermula saat korban baru pulang dari Kecamatan Siborong-borong, Kabupaten Tapanuli Utara, dan mendapati pintu rumahnya sudah dalam keadaan rusak.
“Setelah masuk ke dalam rumah, korban melihat sepeda motornya yang sebelumnya diparkir di garasi sudah hilang,” ungkap Ipda Syawal. Ia menambahkan, dari rekaman video Closed Circuit Television (CCTV) yang diperiksa, terlihat pelaku berjumlah dua orang yang masuk ke rumah dengan cara memanjat pagar samping.
Dalam aksinya, pelaku mengambil kunci kendaraan yang diletakkan di atas meja kamar sebelum mencuri sepeda motor tersebut. Setelah memastikan motornya hilang, Auditia segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Medan Tuntungan.
Setelah menerima laporan, pihak kepolisian melakukan penyelidikan intensif selama lebih dari sebulan hingga akhirnya berhasil menangkap Amran pada 3 Oktober. Hasil interogasi terhadap pelaku mengungkapkan bahwa motor curian tersebut digadaikan seharga Rp 4,5 juta, yang kemudian dibagi dua. Uang hasil gadai digunakan pelaku untuk membeli handphone dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Saat ini pelaku sudah ditahan,” tegas Ipda Syawal, menegaskan komitmen kepolisian dalam menindaklanjuti kasus pencurian.
Kapolsek Medan Tuntungan, Iptu Eko Sanjaya, juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dan menjaga barang-barang berharga mereka. Ia menyarankan agar masyarakat memasang kunci ganda pada sepeda motor untuk meningkatkan keamanan.
“Kami imbau masyarakat untuk memasang kunci ganda supaya semakin aman. Mari kita jaga bersama harta benda kita,” ujar Iptu Eko. Ia menambahkan bahwa pihaknya terus meningkatkan patroli serta menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kehilangan barang.
Insiden ini menjadi pengingat bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga keamanan, terutama terhadap barang berharga seperti sepeda motor. Melalui kerjasama antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan angka pencurian dapat ditekan, menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi semua.
(N/014)
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan awal pekan dengan bergerak di zona hijau pada Senin (6/7/2026). Hingga p
EKONOMI
JAKARTA Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo mengingatkan bahwa mekanisme pengembalian gratifikasi oleh penyelenggara negara harus d
POLITIK
JAKARTA Komisi IV DPR RI berencana memanggil Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni untuk meminta penjelasan terkait kasus dugaan k
NASIONAL
NEW JERSEY Timnas Brasil harus mengakhiri langkahnya di Piala Dunia 2026 setelah takluk 12 dari Norwegia pada babak 16 besar yang berlan
OLAHRAGA
RANTAUPRAPAT PT PLN (Persero) UP3 Rantauprapat melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Rantau Kota menjadwalkan pemadaman listrik di sejumla
NASIONAL
MEDAN Warga Jalan TB Simatupang, Kampung Lembah Berkah, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, digegerkan dengan penemuan sebuah granat akt
PERISTIWA
JAKARTA Dugaan korupsi pengadaan seragam sekolah yang menjerat Bupati Langkat nonaktif Syah Afandin menuai kecaman dari kalangan pengama
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menerima kunjungan Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong dalam agenda Leaders&039
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan pemberian sejumlah uang yang dilakukan Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid mel
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sebanyak 700 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran dikerahkan untuk mengamanka
PERISTIWA