Pimpinan DPR Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tak Disahkan 15 Desember 2026
JAKARTA Pimpinan DPR RI menyatakan siap mengundurkan diri apabila Rancangan UndangUndang atau RUU Perampasan Aset tidak disahkan dalam
NASIONAL
TIMIKA –Phillip Mehrtens, pilot Susi Air yang disandera oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM), akhirnya dibebaskan dan kembali ke pangkuan keluarga. Berita gembira ini diumumkan oleh Susi Pudjiastuti, pendiri Susi Air dan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, melalui unggahan di platform X (dulu Twitter) pada Sabtu (21/9).
Dalam unggahannya, Susi mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya, menyatakan, “Alhamdullilah Hirrabbil Alamiin Mendapat Kabar Captain Pilot Phillip Mehrtens telah kembali, sudah berada di Timika.” Ia juga menambahkan ungkapan terima kasih kepada pemerintah, termasuk Presiden Joko Widodo, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, serta aparat keamanan yang terlibat dalam upaya pembebasan tersebut.
“Semoga Allah Maha Besar dan Kasih. Terima kasih kami kepada Pemerintah dan seluruh pihak yang telah membantu kepulangan,” tulis Susi, menggambarkan rasa syukur yang mendalam atas kembalinya pilot asal Selandia Baru itu.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari aparat keamanan mengenai detail pembebasan Mehrtens. Informasi lebih lanjut mengenai kondisi fisik dan mentalnya juga belum sepenuhnya dipublikasikan. Susi menyatakan, “Belum dapat detailnya, tadi aspri Kapolri sudah telepon saya,” menunjukkan bahwa komunikasi antara pihak berwenang dan Susi masih berlangsung.
Phillip Mehrtens sebelumnya disandera oleh OPM sejak Februari 2023, saat ia terbang untuk melakukan operasi penerbangan di Papua. Kasus penyanderaan ini telah menarik perhatian publik dan media internasional, mengingat dampaknya terhadap keselamatan para penerbang dan operasional penerbangan di daerah konflik.
Kepulangan Mehrtens diharapkan dapat membawa kabar baik bagi industri penerbangan di Papua, yang dalam beberapa waktu terakhir menghadapi tantangan terkait keamanan. Meski belum ada rincian lengkap mengenai proses negosiasi atau langkah-langkah yang diambil untuk memastikan keselamatan pilot tersebut, keberhasilan pembebasan ini menjadi sinyal positif bagi pihak-pihak yang beroperasi di wilayah yang rawan.
Masyarakat kini menantikan informasi lebih lanjut mengenai situasi di Papua dan upaya pemerintah dalam menjaga keamanan serta stabilitas di daerah tersebut. Pembebasan Phillip Mehrtens bukan hanya berita baik bagi keluarganya, tetapi juga untuk semua yang terlibat dalam penerbangan di Indonesia, terutama di daerah-daerah yang kerap mengalami konflik.
(N/014)
JAKARTA Pimpinan DPR RI menyatakan siap mengundurkan diri apabila Rancangan UndangUndang atau RUU Perampasan Aset tidak disahkan dalam
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong Bank Sumut dan Perumda Tirtanadi untuk membuka peluang melantai di
PEMERINTAHAN
BATU BARA Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan Pemerintah Desa (Pemdes) Bogak, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, Sumatera
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Persoalan pendidikan di Aceh dinilai tidak sematamata berkaitan dengan kekurangan regulasi. Aceh justru memiliki sejumlah la
PENDIDIKAN
JAKARTA Komisi III DPR RI menyampaikan perkembangan pembahasan Rancangan UndangUndang atau RUU Perampasan Aset dalam rapat paripurna DP
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Polda Metro Jaya mengamankan 65 orang yang diduga hendak menunggangi aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang wanita berinisial AAFL, 26 tahun, yang bekerja sebagai disc jockey (DJ), ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Meda
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Nama Nokia mungkin tidak lagi mendominasi pasar ponsel seperti pada masa kejayaannya. Namun, merek yang pernah menjadi salah sat
SAINS DAN TEKNOLOGI
MEDAN Pengendalian inflasi di Kota Medan menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi month t
EKONOMI
BANDA ACEH Ketua Pengadilan Tinggi (KPT) Banda Aceh, Dr. Sutio Jumagi Akhirno, memimpin Sidang Luar Biasa pengambilan sumpah, pelantikan
NASIONAL