Viral Ucapan Saiful Mujani soal “Jatuhkan Prabowo”, Istana Pilih Santai: Presiden Fokus Urusan Besar
JAKARTA Istana Kepresidenan merespons santai video viral pengamat politik Saiful Mujani yang menyinggung soal menjatuhkan Presiden Pra
NASIONAL
JAKARTA –Jessica Kumala Wongso, nama yang pernah menghiasi headline media berita nasional akibat kasus kopi sianida, kini kembali menjadi sorotan publik setelah bebas dari penjara. Penampilannya yang terbaru, usai menjalani delapan setengah tahun hukuman, menuai pujian dan perbandingan menarik dengan selebriti tanah air, Ayu Ting Ting.
Jessica Kumala Wongso, yang dikenal sebagai terdakwa dalam kasus kematian Mirna Salihin pada tahun 2016, kini telah menghirup udara bebas setelah menjalani hukuman pidana selama 8,5 tahun. Ia mendapatkan remisi dan menyelesaikan masa tahanan lebih cepat dari vonis 20 tahun yang dijatuhkan kepadanya. Bebas dari penjara pada 18 Agustus 2024, penampilan Jessica saat ini menjadi perhatian publik.
Dalam foto yang beredar di media sosial, khususnya di akun Instagram @pembasmi.kehaluan.reall, Jessica terlihat mengenakan dress coklat tanpa lengan yang modis. Penampilannya yang tirus dan segar pasca penurunan berat badan menjadi sorotan, dengan beberapa netizen bahkan menyebutkan bahwa ia mirip dengan penyanyi dan presenter Ayu Ting Ting.
“Mirip Ayu Ting Ting,” komentar salah satu akun @pokkiee, yang disusul dengan berbagai pujian dari netizen lainnya. Ada juga komentar yang mengingatkan publik tentang masa lalu Jessica, seperti yang disampaikan oleh akun @seperadek_gale, “Ingat, secantik-cantiknya dia, dia tetap mantan napi.”
Meski penampilannya mendapat pujian, Jessica Wongso tak lepas dari penilaian publik mengenai masa lalu hukumnya. Dalam sebuah podcast dengan Fristian Griec Media Official, Jessica menyatakan bahwa ia tidak terlalu memikirkan cap sebagai “pembunuh berdarah dingin” yang disematkan kepadanya oleh masyarakat. Menurutnya, anggapan tersebut muncul dari ketidaktahuan orang-orang yang tidak mengenalnya secara personal.
“Gak papa (dicap pembunuh berdarah dingin), karena mungkin mereka tidak kenal, kalau tidak kenal ya hanya mengasumsikan saya seperti itu. Hak mereka berbicara seperti apa,” ungkap Jessica. Ia menambahkan bahwa ia memilih untuk berdamai dengan keadaan dan melepaskan hal-hal negatif dari masa lalu.
Jessica mengungkapkan bahwa menjalani masa hukuman di penjara adalah pengalaman yang sangat berat, terutama karena jaraknya yang jauh dari keluarga dan teman-teman. Meski mendapatkan perlakuan baik di lapas, tantangan emosional dan mental selama masa hukuman sangat dirasakannya.
“Pasti ada up and down-nya. Karena di lapas, walaupun diperlakukan dengan baik, tapi saya jauh dari keluarga dan teman-teman. Mungkin itu hal yang paling berat untuk saya,” kata Jessica.
Dalam wawancara tersebut, Jessica juga mencurahkan perasaannya mengenai momen setelah vonis. Ia mengaku merasa sedih dan tidak berdaya saat itu, namun tetap percaya pada upaya pengacara untuk memperjuangkan haknya.
“Ya sudah divonis begitu. Saya sedih, saya nangis, tapi pengacara saya bilang masih mau memperjuangkan. Ya sudah saya percaya saja dengan itu,” kenangnya.
Jessica Kumala Wongso kini berusaha untuk move on dari masa lalu dan fokus pada kehidupannya ke depan. Dengan penampilan yang lebih segar dan gaya yang modis, ia kembali menjadi sorotan, sementara publik terus memperhatikan perjalanan hidupnya yang penuh warna.
JAKARTA Istana Kepresidenan merespons santai video viral pengamat politik Saiful Mujani yang menyinggung soal menjatuhkan Presiden Pra
NASIONAL
JAKARTA Pengamat politik Saiful Mujani angkat bicara terkait potongan video viral yang menampilkan dirinya berbicara soal menjatuhkan
POLITIK
JAKARTA Isu perombakan Kabinet Merah Putih mencuat di tengah dinamika politik dan tekanan geopolitik global. Pihak Istana Kepresidenan m
NASIONAL
JAKARTA Mantan staf khusus Presiden ke7 RI, Andi Taufan Garuda Putra, menyatakan tidak mengetahui pokok perkara dalam kasus dugaan koru
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Dinamika internal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Medan kembali mencuat. Kader akar rumput PDIP Medan Amplas,
POLITIK
JAKARTA Ombudsman Perwakilan Provinsi Sumatera Utara tengah menjadi sorotan tajam setelah sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sejumlah organisasi masyarakat sipil, baik dari Indonesia maupun internasional, resmi mengajukan gugatan pidana terhadap Presiden
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memberikan penjelasan terkait video viral yang menunjukkan deretan motor listri
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, menegaskan bahwa negara harus hadir untuk melindungi acara atau hajatan yang digelar oleh w
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Dalam rangka memeriahkan sekaligus memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan ke62, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labu
NASIONAL