Ditanya Soal 2.000 SGD Hilang dari Amplop Bupati Kuansing, Raja Juli Cuma Jawab 'Maaf'
JAKARTA Ketua DPRD Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Juprizal, mengaku tidak mengetahui adanya selisih uang 2.000 Dollar Singapura
NASIONAL
YOGYAKARTA –Yogyakarta menjadi saksi sebuah aksi protes besar yang melibatkan elemen masyarakat dan mahasiswa yang tergabung dalam gerakan ‘Jogja Memanggil’. Massa aksi ini melakukan demonstrasi di depan Gedung Agung, Istana Kepresidenan Yogyakarta, sebagai bentuk penolakan dan protes terhadap kebijakan yang dianggap tidak sesuai dengan aspirasi rakyat.
Aksi ini berlangsung dengan intensitas tinggi. Para peserta aksi, yang sebagian besar mengenakan pakaian hitam dan membawa berbagai spanduk serta poster, menunjukkan kemarahan mereka dengan melempari poster Presiden Joko Widodo dan keluarganya dengan telur. Aksi ini diwarnai dengan sorakan dan teriakan yang menggema di sekeliling Gedung Agung.
Tidak hanya melempari poster dengan telur, massa aksi juga menginjak-injak poster tersebut sebagai simbol penghinaan dan penolakan terhadap kebijakan pemerintah. “Revolusi revolusi revolusi,” teriak peserta aksi dengan penuh semangat, menggambarkan tekad mereka untuk menuntut perubahan.
Aksi ini diawali dengan orasi di Gedung DPRD DIY, di mana para pengunjuk rasa menyampaikan tuntutan dan kritik mereka terkait kebijakan pemerintah yang dianggap merugikan masyarakat. Setelah melakukan orasi, massa aksi kemudian melakukan long march menuju Gedung Agung, Istana Kepresidenan Yogyakarta.
Di sepanjang perjalanan, massa aksi terus menyuarakan tuntutan mereka melalui nyanyian yang berisi kritikan tajam terhadap Presiden Jokowi. “Ganyang ganyang ganyang Jokowi. Ganyang Jokowi sekarang juga,” seru mereka dalam nyanyian yang dipimpin oleh beberapa orator. Nyanyian ini menjadi bentuk ekspresi ketidakpuasan mereka terhadap kepemimpinan Presiden Jokowi dan kebijakan-kebijakan yang dianggap kontroversial.
Setibanya di Gedung Agung, massa aksi melanjutkan demonstrasi mereka dengan berbagai aksi simbolis dan orasi yang mengkritik pemerintahan saat ini. Mereka juga membawa spanduk-spanduk yang bertuliskan pesan-pesan protes dan kritik terhadap kebijakan pemerintah. Aksi ini menunjukkan besarnya ketidakpuasan masyarakat terhadap arah kebijakan yang diambil oleh pemerintah.
Meskipun aksi ini dilakukan dengan semangat tinggi, pihak kepolisian dan aparat keamanan tampak menjaga ketertiban dan keamanan di sekitar lokasi demonstrasi. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai bentrokan atau kekerasan yang terjadi antara pengunjuk rasa dan aparat.
Aksi ‘Jogja Memanggil’ ini merupakan bagian dari gerakan protes yang lebih luas di Indonesia, di mana masyarakat dan mahasiswa berusaha untuk menyuarakan ketidakpuasan mereka terhadap kebijakan pemerintah. Gerakan ini menunjukkan bahwa meskipun dihadapkan dengan berbagai tantangan, masyarakat tetap berkomitmen untuk berjuang dan menuntut perubahan yang dianggap penting bagi masa depan negara.
Dengan berlangsungnya aksi ini, diharapkan pemerintah akan lebih mendengarkan suara rakyat dan mempertimbangkan kembali kebijakan-kebijakan yang kontroversial. Demonstrasi seperti ini adalah bagian dari dinamika demokrasi yang sehat, di mana masyarakat memiliki ruang untuk menyuarakan pendapat dan aspirasi mereka secara terbuka.
(N/014)
JAKARTA Ketua DPRD Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Juprizal, mengaku tidak mengetahui adanya selisih uang 2.000 Dollar Singapura
NASIONAL
KARO Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyampaikan permintaan maaf kepada warga Kabupaten Karo, Sumatera Utara, menyusul dugaa
NASIONAL
JAKARTA Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian meminta pemerintah memberikan pilihan kepada siswa sekolah dasar (SD) dalam menentukan
NASIONAL
BANDA ACEH Sebanyak 215 personel gabungan Polda Aceh dan Polresta Banda Aceh dikerahkan untuk mengamankan pelaksanaan Expo dalam rangka
PERISTIWA
JAKARTA Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa menegaskan tidak akan mundur dalam menghadapi perkara dugaan tudingan ijazah palsu Presiden k
PERISTIWA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengusulkan agar Indonesia membuka peluang kewarganegaraan ganda bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yan
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota
PEMERINTAHAN
BALIKPAPAN PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) berhasil meningkatkan produktivitas sejumlah sumur migas di Kalimantan Timur melalui pen
EKONOMI
JAKARTA Patriot Bond diproyeksikan menjadi salah satu instrumen untuk menghimpun dana murah dalam jumlah besar di luar APBN guna membiay
EKONOMI
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan bersama Kasdam Iskandar Muda Brigjen TNI Dwi Sasongko memimpin apel gelar pasukan untu
NASIONAL