Panpel Pastikan Stadion Teladan Medan Venue Piala AFF U-19 2026 Tanpa Penonton
MEDAN Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Piala AFF U19 Sumut, Andi Atmoko Panggabean memastikan, Stadion Teladan Medan digunakan sebagai sa
OLAHRAGA
JAKARTA -Politisi dan selebritas Rieke Diah Pitaloka mengecam keras tindakan bejat yang dilakukan oleh mantan Kapolres Ngada, AKBP Fajar Widyadharma Lukman, yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur dan narkoba.
Rieke mengungkapkan bahwa kejahatan yang dilakukan oleh Fajar sudah berada pada level tertinggi, dan tindakan yang diambil oleh aparat kepolisian terhadapnya harus sesuai dengan beratnya pelanggaran yang dilakukan.
Menurut Rieke, tiga dari empat korban dalam kasus pencabulan yang dilakukan oleh Fajar adalah anak-anak. "Fajar Widyadharma Lukman, orang ini udah enggak bisa diampuni.
Enggak cukup Pak Kapolri, sanksinya adalah mutasi atau bahkan pemecatan, enggak seperti itu.
Ini orang kejahatannya sudah level paling tinggi," ujar Rieke dalam unggahan di Instagram yang dikutip Beritasatu.com, Minggu (16/3/2025).
Rieke menegaskan bahwa hukuman untuk Fajar tidak hanya sekedar mutasi atau pemecatan, karena kejahatannya sangat berat dan berhubungan langsung dengan moralitas dan integritas seorang polisi.
"Gila, korbannya balita, enggak punya otak, pakai narkoba, jadi kapolres. Malu-maluin kepolisian, sumpah!" tegas Rieke.
Lebih lanjut, Rieke menyebutkan bahwa Fajar Widyadharma Lukman tidak hanya terlibat dalam kasus pelecehan seksual, tetapi juga melanggar hukum terkait narkoba dan tindak pidana lain.
"Ini pasal berlapis tindak pidana. Tindak pidana kejahatan pornografi, kejahatan seksual, dan tindak pidana perdagangan orang, kemungkinan juga narkotika. Kemudian apalagi? Jangan-jangan juga ada tindak pidana pencucian uang," tambahnya.
Unggahan Rieke mendapat sambutan luas dari netizen yang sepakat agar Fajar dihukum setimpal. Banyak yang berharap agar hukuman yang diberikan seberat-beratnya, bahkan ada yang meminta hukuman mati.
"Saya setuju orang ini dihukum seberat-beratnya, jika perlu seumur hidup," tulis salah satu netizen. "Setuju sangat bunda Rieke, iya ketangkap jumpa pers masih pakai masker, kenapa malu? Melakukannya saja tidak malu, sanksi seumur hidup, hukum mati," timpal netizen lainnya.
AKBP Fajar Widyadharma Lukman telah ditangkap oleh Tim Divpropam Mabes Polri pada Kamis (20/2/2025) dan akan menjalani sidang kode etik pada Senin (17/3/2025).
Kejadian ini memicu kemarahan publik dan kecaman luas, termasuk dari Rieke Diah Pitaloka, yang mengutuk keras perbuatan tersebut.
(bs/n14)
MEDAN Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Piala AFF U19 Sumut, Andi Atmoko Panggabean memastikan, Stadion Teladan Medan digunakan sebagai sa
OLAHRAGA
MEDAN Sebanyak 23 tim skuad Thailand yang akan berlaga pada Piala AFF U19/ASEAN U19 Boys Championship 2026, 114 Juni 2026, menjalani se
OLAHRAGA
JAKARTA Pemerintah resmi memulai masa transisi kebijakan ekspor satu pintu untuk sejumlah komoditas sumber daya alam strategis melalui P
EKONOMI
JAKARTA Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyoroti pembentukan PT Danantara Sumber Daya Indonesia (PT DSI) sebagai eksportir tunggal komodi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, menyatakan rencana Presiden ke7 RI Joko Widodo untuk berkeliling Indonesia mulai Juni 2026
POLITIK
JAKARTA Ulama kharismatik Indonesia, Said Aqil Siroj, mengingatkan pentingnya menjaga diri dari dorongan hawa nafsu yang dinilai menjadi
AGAMA
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa peserta Program Magang Nasional atau MagangHub dapat memperoleh sertifikasi k
NASIONAL
BANDA ACEH Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, membantu proses pemulangan jenazah seorang warga Kabupaten Pidie yang meninggal dunia di Mal
NASIONAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan jumlah dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah lolos verifikasi secara nasional
NASIONAL
JAKARTA Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya ditujukan
NASIONAL