Pria di Siantar Ditangkap usai Sebar Foto Wanita Hasil Edit AI Tanpa Busana di Instagram
MEDAN Direktorat Reserse Siber Polda Sumatera Utara menangkap seorang pria berinisial TH, warga Pematangsiantar, yang diduga menyebarkan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menanggapi desakan publik yang menginginkan agar tunjangan DPR dialihkan untuk meningkatkan kesejahteraan guru, khususnya guru honorer.
Saat ditemui di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (27/8/2025), Abdul Mu'ti menegaskan bahwa alokasi anggaran DPR bukan ranah kementeriannya.
"Itu di luar kewenangan saya kalau gitu," singkatnya menanggapi pertanyaan wartawan.
Meski demikian, Kemendikdasmen tetap berkomitmen memperjuangkan kesejahteraan guru. Pada tahun 2025, pemerintah telah mengucurkan insentif sebesar Rp 2,1 juta untuk tujuh bulan kepada 341.248 guru honorer atau non-ASN. Jumlah ini melonjak tajam dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya menyasar 67.000 guru.
Tak hanya itu, pemerintah juga telah mengusulkan kenaikan insentif guru honorer dari sebelumnya Rp 300.000 menjadi Rp 500.000 per bulan mulai tahun 2026.
Sementara itu, anggota DPR dari Dapil VI Jawa Tengah, Nafa Urbach, secara terbuka menyatakan akan menyerahkan seluruh gaji dan tunjangan jabatannya kepada masyarakat di wilayah pemilihannya: Magelang, Purworejo, Temanggung, dan Wonosobo.
"Saya mendengar keresahan masyarakat terkait tunjangan pejabat yang ramai belakangan ini. Sebagai bentuk komitmen, saya mengalokasikan gaji dan tunjangan saya kepada masyarakat di dapil saya," tulis Nafa dalam unggahan Instagram Story-nya, Selasa (26/8/2025).
Nafa menegaskan bahwa prioritas penyaluran dana tersebut adalah untuk membantu para guru, yang dinilai menjadi ujung tombak pendidikan namun sering kali luput dari perhatian negara.*
(j006)
Di tengah kontroversi tunjangan pejabat, pemerintah telah menetapkan anggaran pendidikan tahun 2026 meningkat menjadi Rp 757 triliun, dengan fokus pada peningkatan tunjangan guru dan dosen yang mencapai Rp 274,7 triliun.
Kendati begitu, suara publik terus menyoroti ketimpangan antara tunjangan pejabat dengan kondisi riil guru di lapangan, terutama guru honorer yang masih bertahan dengan penghasilan yang minim dan status kerja yang tak pasti.
Desakan agar anggaran negara lebih berpihak pada pendidikan dan kesejahteraan guru terus bergema di berbagai platform media sosial. Banyak netizen menyuarakan apresiasi terhadap langkah Nafa Urbach sekaligus menuntut langkah serupa dari anggota DPR lainnya.
MEDAN Direktorat Reserse Siber Polda Sumatera Utara menangkap seorang pria berinisial TH, warga Pematangsiantar, yang diduga menyebarkan
HUKUM DAN KRIMINAL
SIMALUNGUN Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) terus mengawal percepatan pemulihan infrastruktur pascab
PEMERINTAHAN
SOLOK Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera terus mengawal pemanfaatan tambahan Tra
PEMERINTAHAN
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan telah menyelesaikan proses verifikasi dan analisis terhadap laporan penolakan grat
NASIONAL
JAKARTA Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 20132021, Yudi Purnomo, menegaskan bahwa klaim kuasa hukum tersang
NASIONAL
JAKARTA Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mengkritisi penyerahan penanganan kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Jaks
NASIONAL
JAKARTA Nama Kepala Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung, Kuntadi, menjadi perhatian publik setelah diusulkan sebagai calon Jaksa
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) akhirnya menjelaskan isi boks yang dibawa tim penyidik Polri saat mendatangi Gedung Bundar Kejagung,
NASIONAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., melakukan kunjungan kerja sekaligus bersilaturahmi ke Direktorat
NASIONAL
BINJAI Dosen sekaligus tokoh Kota Binjai, Dr. Agus Purwanto, M.Kesos, memberikan motivasi kepada para siswa baru SMA Negeri 7 Binjai dal
PENDIDIKAN