
Pengamanan Diperketat di Rumah Jokowi di Solo, Isu Aksi Massa ARI Beredar di Medsos
SOLO, JAWA TENGAH Sejumlah aparat gabungan TNI dan Polri tampak berjaga di sekitar rumah pribadi Presiden ke7 Republik Indonesia, Joko
NasionalBLITAR - Pemerintah Kota Blitar bersama jajaran Forkopimda Kota Blitar mengikuti Zoom Meeting Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Se-Indonesia Tahun 2025 pada Sabtu (30/8).
Baca Juga:
Kegiatan yang dipusatkan di Balai Kecamatan Sukorejo ini dihadiri sekitar 150 peserta yang terdiri dari berbagai unsur pemerintah dan masyarakat.
Baca Juga:
Kegiatan dimulai dengan penjualan sembako murah bagi masyarakat sekitar, dilanjutkan dengan video conference bersama pemerintah pusat. Dalam kesempatan tersebut, Presiden RI melalui Menteri Dalam Negeri, Menteri Perdagangan, dan Menteri Pertanian memberikan arahan strategis terkait pengendalian harga pangan, distribusi beras melalui Bulog, serta target swasembada pangan dalam empat tahun mendatang.
Walikota Blitar, H. Syauqul Muhibbin, S.H.I, menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah (GPM) adalah bentuk komitmen daerah dalam mendukung program pemerintah pusat untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan. "Dengan adanya GPM ini, kita harapkan harga kebutuhan pokok tetap stabil, terutama beras, minyak, dan gula, sehingga masyarakat kecil bisa terbantu," ujarnya.
Dandim 0808/Blitar, Letkol Inf Hendra Sukmana, M.Han, menegaskan komitmen TNI untuk selalu hadir mendukung program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan. "TNI siap mendukung penuh, baik melalui pendampingan petani, pengawasan distribusi beras Bulog, maupun membantu kelancaran kegiatan pasar murah di lapangan. Sinergi ini penting agar masyarakat betul-betul merasakan manfaatnya," ungkap Dandim.
Kepala Dinas Koperasi Kota Blitar, Juyanito, menilai bahwa pelibatan koperasi dalam GPM menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan pasar murah hingga ke tingkat desa dan kelurahan. "Melalui koperasi, distribusi bahan pokok bisa lebih merata. Selain menjaga harga tetap terjangkau, ini juga menjadi peluang pemberdayaan koperasi dan UMKM di sektor pangan," jelasnya.
Zoom Meeting GPM Serentak Se-Indonesia ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri Nomor 500.1/4780/SJ tertanggal 28 Agustus 2025.
Program ini dilaksanakan secara serentak di 7.285 kecamatan seluruh Indonesia sebagai upaya menekan inflasi, menjaga stabilitas harga, serta memberdayakan petani dengan harga jual yang layak.
Pelaksanaan kegiatan di Kota Blitar berlangsung lancar dan mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Pemerintah pusat berharap gerakan ini menjadi langkah nyata dalam meringankan beban rakyat serta menjaga ketahanan pangan nasional.*
SOLO, JAWA TENGAH Sejumlah aparat gabungan TNI dan Polri tampak berjaga di sekitar rumah pribadi Presiden ke7 Republik Indonesia, Joko
NasionalDENPASAR Gubernur Bali, Wayan Koster, memberikan dukungan penuh kepada Padang Tegal FC, klub sepak bola asal Ubud, Gianyar, yang akan me
OlahragaBanda Aceh Dalam pengajian rutin Ahad Subuh yang digelar pada Minggu, 31 Agustus 2025 di Masjid Taqwa Muhammadiyah Aceh, Ust. Prof. Dr.
AgamaSipirok, Tapanuli Selatan Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke80 Republik Indonesia, pemerintah pusat bekerja sama denga
EkonomiTANGSEL Kediaman anggota DPR dari Fraksi Partai NasDem, Nafa Urbach, yang terletak di Perumahan Kebayoran Essence Bintaro, Kecamatan Pondo
NasionalTANGGERANG SELATAN Kerusuhan publik yang telah menjalar ke kawasan elite menjadikan kediaman Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jal
NasionalJAKARTA Gelombang penjarahan terhadap rumahrumah anggota DPR RI di Jakarta masih berlanjut. Setelah Ahmad Sahroni dan Eko Patrio, kini gi
NasionalJAKARTA Gelombang kemarahan publik terhadap elite politik berujung pada aksi penjarahan yang meluas. Setelah rumah politisi Partai NasDem
NasionalJAKARTA Akses menuju kediaman politisi Partai NasDem Ahmad Sahroni di kawasan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, ditutup total ol
NasionalKALSEL Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan dengan intensitas ringan hin
Nasional