BREAKING NEWS
Rabu, 27 Mei 2026

Ziarah Kubur Bagi Wanita Haid: Bolehkah Membaca Al-Fatihah?

Redaksi - Selasa, 25 Februari 2025 15:36 WIB
Ziarah Kubur Bagi Wanita Haid: Bolehkah Membaca Al-Fatihah?
Ilustrasi ziarah
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

bitvonline.com -Ziarah kubur menjelang bulan suci Ramadhan merupakan salah satu amalan sunah yang banyak dilakukan oleh umat Islam. Namun, muncul pertanyaan mengenai hukum ziarah kubur bagi wanita yang sedang dalam masa menstruasi atau haid, serta apakah wanita haid boleh membaca surah Al-Fatihah selama berziarah?

Ziarah Kubur dalam Islam

Ziarah kubur adalah aktivitas mengunjungi makam seseorang dengan tujuan mendoakan orang yang telah meninggal, mengingat kematian, dan memperkuat hubungan spiritual dengan Allah Swt. Tradisi ini menjadi kebiasaan banyak umat Muslim, terutama menjelang bulan puasa. Meskipun demikian, hukum ziarah kubur bagi wanita sempat diperdebatkan, dengan sebagian ulama awal yang melarangnya.

Menurut buku Fiqih Wanita Edisi Lengkap karya M Abdul Ghoffar EM, meskipun awalnya Rasulullah SAW melarang wanita untuk berziarah, beliau akhirnya memperbolehkannya. Rasulullah SAW bahkan menganjurkan ziarah kubur sebagai pengingat akan kematian. Namun, terdapat hadis yang menyebutkan laknat bagi wanita yang berlebihan dalam berziarah, hingga mengabaikan kewajibannya terhadap suami dan lebih mementingkan penampilan.

Hukum Wanita Haid Ziarah Kubur dan Membaca Al-Fatihah

Mengenai hukum wanita haid berziarah kubur, mayoritas ulama memperbolehkan hal ini. Pasalnya, ziarah kubur bukanlah ibadah yang mensyaratkan kesucian tubuh seperti ibadah salat. Ziarah dilakukan untuk mengingat kematian dan kehidupan akhirat, sehingga tidak ada halangan bagi wanita haid untuk melakukannya.

Begitu pula mengenai membaca surah Al-Fatihah atau ayat-ayat Al-Qur'an lainnya, wanita haid diperbolehkan untuk membacanya, terutama jika dimaksudkan untuk berzikir atau mengirim doa kepada Allah Swt. Sebagai catatan, wanita haid tidak disarankan untuk menyentuh mushaf, namun boleh membaca Al-Qur'an dari hafalan atau melalui aplikasi.

Dengan demikian, wanita yang sedang haid tetap diperbolehkan untuk berziarah kubur dan membaca surah Al-Fatihah selama niatnya adalah untuk berzikir, mengingat akhirat, serta memohon perlindungan dari Allah Swt.

Wanita haid dapat melaksanakan ziarah kubur dan membaca Al-Fatihah, selagi niat tersebut adalah untuk berzikir dan mendoakan orang yang telah meninggal. Hal ini tidak bertentangan dengan ajaran Islam, asalkan dilakukan dengan tujuan yang baik dan tidak berlebihan.

(bs/n14)

Editor
: Redaksi
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru