Hewankurban tersebut berasal dari partisipasi aparatur sipil negara (ASN) di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan pemerintah kota.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemko Tanjungbalai, Abu Said, mengatakan hewan kurban itu akan disembelih di beberapa lokasi, termasuk halaman belakang kantor Wali Kota Tanjungbalai, Lembaga Pemasyarakatan Pulau Simardan, rumah susun sederhana sewa (Rusunawa), serta Dinas Lingkungan Hidup.
"17 sapi ini merupakan kurbanASN dan keluarga ASN di lingkungan Pemko Tanjungbalai," kata Abu Said, Selasa, 26 Mei 2026.
Ia menjelaskan, seluruh sapi kurban tersebut didatangkan dari Kabupaten Asahan karena keterbatasan pasokan dari peternak lokal di Kota Tanjungbalai.
Menurut dia, kondisi itu membuat pemerintah harus mencari suplai dari luar daerah.
Untuk pelaksanaan penyembelihan, Pemko Tanjungbalai melalui Bagian Kesra akan bertindak sebagai panitia dengan melibatkan tenaga dari masyarakat serta perwakilan OPD.
"Daging kurban akan disalurkan kepada pekurban, tenaga cleaning service di lingkungan Pemko, serta masyarakat umum sesuai pembagian yang ditetapkan panitia," ujarnya.
Abu Said juga mendorong agar pada tahun mendatang lebih banyak ASN berpartisipasi dalam kurban melalui mekanisme tabungan yang dikelola Bagian Kesra.
Selain itu, pada hari Iduladha yang jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026, Pemko Tanjungbalai juga menggelar salat Id di Lapangan Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah atau Alun-alun Kota. Salat Id akan diikuti ASN dan masyarakat Muslim.
Salat Id tahun ini akan dipimpin Imam As Asy'ary, M.Ag, sementara khatib dijadwalkan Prof. Dr. Daud Rasyid, M.A dari Jakarta.
Sementara itu, pawai takbiran keliling kota akan digelar pada Selasa malam dan dilepas dari Alun-alun Kota.*