BREAKING NEWS
Rabu, 10 Juni 2026

Kontroversi Anggaran Gaji Jukir Parkir Berlangganan: Bobby Nasution Bela Program untuk Meningkatkan PAD

BITVonline.com - Jumat, 05 Juli 2024 07:21 WIB
Kontroversi Anggaran Gaji Jukir Parkir Berlangganan: Bobby Nasution Bela Program untuk Meningkatkan PAD
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN -Wali Kota Medan, Bobby Nasution, mengumumkan implementasi program parkir berlangganan sebagai strategi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan. Program ini menjadi sorotan utama karena menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk menggaji juru parkir, dalam upaya mengoptimalkan pengelolaan parkir di kota ini.

Dalam konferensi pers yang diadakan di Kantor Pemerintah Kota Medan, Bobby Nasution menegaskan komitmen Pemerintah Kota Medan dalam menjalankan program ini secara transparan dan sesuai dengan aturan yang berlaku. “Kita sebagai Pemerintah Kota Medan bertanggung jawab untuk meningkatkan PAD. Saat ini, kita hanya mendapatkan PAD sekitar Rp 20 miliar dari parkir. Melalui program ini, kita berharap dapat meningkatkan PAD hingga mencapai Rp 100 miliar,” ujarnya.

Penggunaan APBD untuk program ini menjadi fokus perdebatan, terutama setelah pertanyaan dari DPRD Kota Medan terkait penggunaan dana untuk gaji juru parkir. Bobby Nasution menjawab hal ini dengan menekankan bahwa program ini merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan sumber daya lokal dan mengurangi kebocoran PAD perparkiran. “Selama program berjalan, kami memastikan tidak ada pelanggaran administrasi dan ini bukanlah untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk kebaikan bersama,” katanya.

Menurut Bobby Nasution, proses pendaftaran juru parkir untuk program berlangganan masih dalam tahap pemilihan vendor melalui e-katalog. Setelah vendor terpilih, petugas parkir akan diarahkan untuk mendaftar sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kota Medan. Dia juga mengundang masyarakat dan pihak terkait untuk terlibat aktif dalam implementasi program ini, sebagai upaya bersama untuk meningkatkan pendapatan daerah.

Di sisi lain, Iswar dan Nikmal dari Dinas Perhubungan Kota Medan belum memberikan tanggapan terkait besaran anggaran gaji jukir melalui APBD. Namun, Bobby Nasution yakin bahwa langkah ini akan membawa manfaat besar bagi Kota Medan dalam jangka panjang.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru