Soal Data, Legislator Wanti-wanti RI: Jangan Bergantung ke Google
JAKARTA Anggota Badan Legislasi DPR RI, Firman Soebagyo, menekankan pentingnya kemandirian Indonesia dalam pengelolaan data nasional. Ia
NASIONAL
JAKARTA -Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan bahwa Indonesia berhasil meningkatkan daya saingnya secara signifikan pada tahun 2024, sebuah pencapaian yang dianggap patut disyukuri mengingat tantangan dunia yang penuh ketidakpastian dan kondisi ekonomi global yang sulit. Pernyataan ini disampaikan Presiden dalam konteks penurunan peringkat daya saing negara-negara tetangga seperti Jepang yang turun 3 peringkat dan Malaysia yang turun 7 peringkat.
“Kenaikan ini tidaklah mudah dalam situasi dunia yang tidak menentu seperti sekarang ini,” ujar Presiden Jokowi dalam konferensi persnya di Istana Negara. “Namun, berkat kerja keras dari pemerintahan, dunia usaha, serta berbagai kebijakan progresif termasuk Undang-Undang Cipta Kerja, Indonesia berhasil menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam indeks daya saing global.”
Presiden menegaskan pentingnya untuk terus memantau kondisi global dan ekonomi nasional dengan cermat. Perubahan dalam peringkat daya saing tidak hanya mencerminkan kemampuan suatu negara dalam menarik investasi dan meningkatkan produktivitas ekonomi, tetapi juga sebagai indikator kesehatan ekonomi secara keseluruhan.
“Kementerian dan lembaga-lembaga terkait harus benar-benar memahami kondisi-kondisi global saat ini,” tegas Presiden Jokowi. “Kita perlu menjaga momentum ini dan terus melakukan reformasi yang diperlukan untuk mempertahankan daya saing Indonesia di pasar global yang semakin kompetitif.”
Kenaikan daya saing Indonesia dipandang sebagai hasil dari sinergi antara kebijakan pemerintah yang pro-bisnis, reformasi struktural, serta perbaikan dalam regulasi ketenagakerjaan dan peningkatan produktivitas. Sektor bisnis di Indonesia semakin menunjukkan kompetitivitasnya, memberikan sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi dan peluang investasi di masa depan.
Di tengah tantangan global yang berkelanjutan, Indonesia diharapkan tetap mempertahankan momentum positif ini dengan menjaga stabilitas ekonomi, mendorong inovasi, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dengan demikian, negara ini dapat terus berkontribusi dalam panggung global dengan posisi yang lebih kuat dan berdaya saing. (N/014)
JAKARTA Anggota Badan Legislasi DPR RI, Firman Soebagyo, menekankan pentingnya kemandirian Indonesia dalam pengelolaan data nasional. Ia
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Perdagangan meminta pelaku usaha menjaga harga minyak goreng bersubsidi Minyakita tetap sesuai harga eceran tertingg
EKONOMI
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan sejumlah strategi pemerintah untuk mengoptimalkan pendapatan negara di tengah t
EKONOMI
JAKARTA Tim kuasa hukum Wakil Presiden ke10 dan ke12 RI, Jusuf Kalla, melaporkan lima pihak ke Bareskrim Polri terkait dugaan pencemar
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto terkait temuan sejumlah t
NASIONAL
BATU BARA, SUMATERA UTARA Warga Kecamatan Talawi kini dilanda keresahan akibat sampah yang tidak kunjung diangkut oleh petugas kebersihan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pemerintah menyatakan masih mengkaji rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi. Hingga kini, belum ada keputusa
EKONOMI
JAKARTA Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menangkap buronan kasus narkotika, Andre Fernando alias The Doctor, di Penang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PKS, Nasir Djamil, menyoroti mekanisme perampasan aset tanpa melalui putusan pidana dalam pem
NASIONAL
SUMATERA UTARA PT Hakaaston (HKA) bersama PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) mengintensifkan kegiatan operasi keselamatan berkendara di r
NASIONAL