BREAKING NEWS
Jumat, 05 Juni 2026

Mantan Walikota Bogor Unggah Foto Tumpukan Sampah di Jalan Bogor

BITVonline.com - Rabu, 12 Juni 2024 08:48 WIB
Mantan Walikota Bogor Unggah Foto Tumpukan Sampah di Jalan Bogor
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BOGOR -Sorotan tajam mantan Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, melalui unggahan video yang memperlihatkan tumpukan sampah yang menggunung di sepanjang Jalan Merdeka, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, telah menimbulkan gelombang reaksi dari masyarakat. Video yang diunggah melalui akun Instagram resmi Bima Arya memberikan gambaran nyata akan kondisi yang memprihatinkan di wilayah tersebut.

Dalam video tersebut, Bima Arya terlihat berjalan kaki melintasi Jalan Merdeka yang tertutupi oleh tumpukan sampah yang mulai menyerupai bukit. Kondisi ini menimbulkan keprihatinan lantaran, seperti yang disampaikan oleh Bima Arya dalam keterangan video, tumpukan sampah tersebut telah menggunung selama kurang lebih 15 hari tanpa terangkut.

“Pagi tadi lari lewat Merdeka. Ada sampah yang menggunung hampir menutup badan jalan. Kata warga sudah sekitar 15 hari tidak terangkut,” tulis Bima Arya dalam keterangan video tersebut.

Dalam harapannya, Bima Arya berharap agar Pemerintah Kota Bogor segera mengambil tindakan dalam penanganan tumpukan sampah tersebut. “Semoga adipura jangan pergi lagi,” tulisnya.

Namun, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor, Deni Wismanto, memberikan tanggapan terkait masalah ini. Menurutnya, penumpukan sampah yang terjadi di Jalan Merdeka disebabkan oleh kerusakan armada yang biasa digunakan untuk mengangkut sampah di lokasi tersebut, yang sedang dalam proses perbaikan.

“Jadi kondisinya memang karena kendaraan kita yang memang biasa di pos kan (angkut sampah) disana sedang ada kendala perbaikan,” ujar Deni Wismanto.

Lebih lanjut, Deni menjelaskan bahwa armada yang biasa digunakan untuk mengangkut sampah tersebut mengalami kerusakan sejak tanggal 5, dan saat ini sedang menunggu sparepart untuk proses perbaikan.

Namun, penumpukan sampah ini bukanlah dampak dari demo sopir truk sampah yang terjadi beberapa hari lalu, seperti yang disebutkan oleh Deni. Dia menegaskan bahwa penumpukan sampah ini terjadi karena keterlambatan dalam pengangkutan sampah, yang disebabkan oleh armada yang terlalu kecil untuk menangani volume sampah yang ada.

“Bukan (karena demo sopir truk sampah), nggak ada efek dari situ. Ini memang karena ada kendala, karena memang usia armada kita kan lebih dari 10 tahun. Jadi memang karena terkendala armada saja,” papar Deni.

Dengan tanggapan ini, masyarakat diharapkan untuk lebih memahami kondisi yang sebenarnya dan memberikan dukungan serta kesabaran kepada pemerintah dalam menangani permasalahan ini. Namun, tetap penting bagi pemerintah untuk mengambil tindakan cepat dan tepat dalam menyelesaikan masalah ini, mengingat dampaknya yang bisa merugikan lingkungan dan kesehatan masyarakat secara keseluruhan.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru