Usai Mundur dari Kepala BGN, Rumah Nanik S Deyang Terlihat Dijaga Ketat Sejumlah Orang
JAKARTA Rumah mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, tampak dijaga ketat setelah dirinya resmi mengundurkan diri dari
NASIONAL
IKN -Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengambil langkah signifikan dalam mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang beroperasi di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Melalui kebijakan terbaru, UMKM dengan omzet di bawah Rp 50 miliar akan diberikan insentif berupa pembebasan pajak. Langkah ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan IKN serta menarik lebih banyak pelaku usaha untuk berinvestasi dan beroperasi di sana.
Syarat Utama Insentif Pajak
Penyuluh Pajak Ahli Madya DJP, Yudha Wijaya, menjelaskan bahwa syarat utama untuk mendapatkan insentif ini adalah bahwa badan usaha tersebut harus berdomisili di IKN. Bukti domisili ini harus ditunjukkan melalui pendaftaran wajib pajak (WP) di kantor pajak wilayah IKN. “Tentunya karena fasilitas perpajakan dan kepabeanan ini diberikan kepada mereka yang melakukan kegiatan usaha atau bertempat tinggal di sana, UMKM pun harus demikian. Domisilinya harus di sana, kegiatan usahanya harus di sana, dan memang terdaftar di kantor pajak sekitar IKN,” kata Yudha dalam wawancara yang disiarkan secara online melalui kanal Youtube DJP, Selasa (11/6/2024).
Batasan Penanaman Modal
Lebih lanjut, Yudha menjelaskan bahwa WP yang terdaftar haruslah badan usaha dalam negeri dengan penanaman modal awal di IKN tidak lebih dari Rp 10 miliar. Ini karena badan usaha yang menanam modal di atas Rp 10 miliar dianggap memiliki skala bisnis yang cukup besar dan bukan termasuk dalam kategori UMKM. “Jadi syaratnya dia adalah WP dalam negeri ya, lalu menanamkan modalnya di IKN tidak lebih dari Rp 10 miliar. Karena tadi yang untuk mendapatkan fasilitas tax holiday kan minimal Rp 10 miliar. Kalau untuk UMKM tidak sampai Rp 10 miliar,” jelasnya.
Untuk badan usaha dengan penanaman modal di atas Rp 10 miliar, mereka akan mendapatkan fasilitas tax holiday sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 28 Tahun 2024. Dengan demikian, pemerintah membedakan insentif pajak berdasarkan skala modal yang diinvestasikan untuk memastikan bahwa stimulus ekonomi tepat sasaran.
Syarat Teknis Tambahan
Di luar syarat-syarat utama tersebut, Yudha mengungkapkan bahwa masih ada syarat-syarat lain yang bersifat teknis dan diatur secara rinci dalam PMK Nomor 28 Tahun 2024. Salah satu contoh syarat teknis adalah untuk UMKM yang memiliki lebih dari satu tempat usaha atau cabang, besaran maksimal penanaman modal dan omzet pendapatan ditentukan berdasarkan akumulasi dari seluruh lokasi tempat kegiatan usaha atau cabang yang berada di wilayah IKN.
Dampak Kebijakan terhadap Pertumbuhan Ekonomi
Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk merangsang pertumbuhan ekonomi di IKN, yang diharapkan akan menjadi pusat kegiatan ekonomi baru di Indonesia. Dengan memberikan insentif pajak kepada UMKM, pemerintah berusaha menarik lebih banyak pelaku usaha untuk berinvestasi dan mengembangkan usahanya di IKN. Ini diharapkan akan menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di kawasan tersebut.
Respon Pelaku Usaha
Para pelaku usaha di berbagai sektor menyambut baik kebijakan ini. Mereka melihat insentif pajak sebagai peluang untuk mengembangkan usaha mereka tanpa terbebani oleh pajak yang tinggi. “Dengan adanya insentif ini, kami merasa lebih termotivasi untuk memperluas bisnis kami di IKN. Ini adalah peluang besar bagi kami untuk berkembang,” ujar seorang pengusaha UMKM yang berdomisili di IKN.
Kesimpulan
Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan terus berupaya memberikan stimulus yang tepat sasaran untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di kawasan Ibu Kota Nusantara. Insentif pajak bagi UMKM dengan omzet di bawah Rp 50 miliar adalah langkah nyata untuk mendukung pengembangan usaha kecil dan menengah, sekaligus menciptakan lingkungan bisnis yang kondusif dan berdaya saing tinggi. Dengan berbagai syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan, diharapkan insentif ini dapat memberikan manfaat yang optimal bagi pelaku usaha dan perekonomian Indonesia secara keseluruhan.
(N/014)
JAKARTA Rumah mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, tampak dijaga ketat setelah dirinya resmi mengundurkan diri dari
NASIONAL
TANJUNGBALAI Polres Tanjungbalai menetapkan D alias A, suami seorang guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kota Tanj
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Perkeretaapian di Sumatera Utara genap berusia 140 tahun pada 25 Juli 2026. Momen ini menjadi penanda perjalanan panjang sejak jal
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menargetkan revitalisasi 71.744 sekolah di seluruh
PENDIDIKAN
BANDUNG Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan penjelasan terkait program sayembara tangkap begal, maling, copet, jambret, hingga p
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Harga ponsel dari tiga merek di bawah naungan Transsion Holdings, yakni Tecno, Infinix, dan Itel, terpantau masih stabil hingga
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Mantan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah, menjelaskan alasan di balik keputusannya menjadi kuasa hu
HUKUM DAN KRIMINAL
SURABAYA PSMS Medan akan mengawali perjuangannya di Piala Presiden 2026 dengan menghadapi juara bertahan asal Thailand, Port FC. Laga pe
OLAHRAGA
SERDANG BEDAGAI Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution atas
PEMERINTAHAN
SERDANG BEDAGAI Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution memberangkatkan 10 warga untuk menunaikan ibadah umroh serta menyal
PEMERINTAHAN