Gempa M7,1 Guncang Jepang, Kemlu Pastikan WNI di Kumamoto dan Kyushu Aman
JAKARTA Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 mengguncang Jepang pada Selasa (28/7/2026). Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan tida
INTERNASIONAL
JAKARTA -Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut B. Pandjaitan, menegaskan bahwa maraknya Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak seharusnya dijadikan tolak ukur untuk menilai kondisi ekonomi Indonesia. Pernyataan ini disampaikan Luhut dalam rapat dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI pada Rabu (5/6/2024). Menurutnya, OTT di Tanah Air telah berkurang drastis, yang dipicu oleh langkah-langkah digitalisasi dalam birokrasi pemerintah, termasuk dalam proses belanja Kementerian/Lembaga (K/L) melalui sistem e-Katalog LKPP.
“Dengan e-Katalog, belanja pemerintah senilai Rp 3.000 triliun telah dimasukkan ke dalam sistem, dan saat ini OTT sudah jarang terjadi,” ujar Luhut.
Luhut menambahkan bahwa keberadaan OTT tidak seharusnya dianggap sebagai indikator buruknya ekonomi Indonesia. Menurutnya, dengan semakin banyaknya transaksi yang dilakukan secara digital, peluang untuk praktik korupsi pun semakin berkurang.
“Jadi, saya berharap teman-teman di KPK tidak merasa bangga jika masih ada kasus OTT, karena hal tersebut tidak mencerminkan buruknya kondisi ekonomi kita. Dengan semakin banyaknya transaksi yang menggunakan sistem digital, peluang untuk melakukan praktik korupsi juga semakin kecil,” paparnya.
Selain itu, Luhut juga mengungkapkan rencana pemerintah untuk mengintegrasikan komoditas nikel ke dalam Sistem Informasi Mineral dan Batu Bara (SIMBARA) Kementerian/Lembaga. Hal ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menekan kasus korupsi dan meningkatkan penerimaan negara dari sektor nikel dan batu bara.
“Dengan SIMBARA, penerimaan negara dari sektor batu bara dan nikel diharapkan akan meningkat. Eksportir tidak akan bisa melakukan ekspor tanpa terdaftar dalam sistem SIMBARA, sehingga izin dari Bea Cukai tidak akan dikeluarkan,” tegas Luhut.
Rencana aktivasi SIMBARA ini direncanakan akan dimulai pada pertengahan tahun 2024. Luhut juga menekankan bahwa digitalisasi merupakan perubahan mendasar dalam tata kelola pemerintahan yang seringkali terjadi di balik layar.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan Indonesia dapat semakin maju dalam menghadapi tantangan korupsi dan meningkatkan efisiensi dalam pemerintahan.
(N/014)
JAKARTA Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 mengguncang Jepang pada Selasa (28/7/2026). Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan tida
INTERNASIONAL
SURABAYA Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) merespons hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang mencatat tingka
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan praktik suap dalam pengurusan dana hibah Kelompok Masyarakat (Pokmas) yang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono memastikan gaji manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan ditanggung m
NASIONAL
JAKARTA Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) untuk pertama kalinya menghadiri rapat Komite Stabilitas Sistem Keu
EKONOMI
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah isu yang menyebut dirinya bakal merangkap jabatan sebagai Gubernur Bank Indonesi
NASIONAL
JAKARTA Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) resmi mencabut laporan polisi terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea terkait pernyataannya
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan fenomena El Nino kini telah memasuki kategori kuat. Kondisi ters
NASIONAL
BANDA ACEH Polda Aceh menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap Briptu MZ, anggota Polres Aceh Selatan yang d
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong penguatan jaminan kesehatan bagi para mitra Gojek melalui k
PEMERINTAHAN