Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
MEDAN -Aksi solidaritas mengemuka di tengah pusaran konflik antara pedagang dan instansi pemerintah di Kota Medan. Komunitas ojek online (Ojol) di kota tersebut mengambil langkah tegas dengan memborong ratusan bungkus martabak milik seorang pedagang yang sempat tersandung persoalan dengan Dinas Perhubungan (Dishub).
Pada Minggu petang, tepatnya tanggal 19 Mei 2024, kawasan Jalan Gatot Subroto, Medan, menjadi saksi kepedulian yang memanas dari para pengendara ojek online. Mereka menyatukan langkah dengan memborong martabak milik Ponimin alias Amin sebagai tindakan solidaritas dan dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang merangkak di tengah tekanan.
Evan Gonzales, Ketua Komunitas Ojol Medan, menjelaskan bahwa aksi pembelian martabak tersebut bukan semata-mata untuk mencampuri urusan Ponimin dengan Dishub Medan. Lebih dari itu, ini adalah simbol nyata solidaritas terhadap UMKM yang tak jarang terhimpit oleh berbagai persoalan dan kendala.
“Kami memilih martabak sebagai simbol dukungan kepada UMKM, khususnya di Medan yang memiliki potensi UMKM yang luar biasa. Kami, sebagai ojol dan sekaligus food vlogger, ingin memberikan dukungan nyata dengan membagikan ratusan martabak kepada masyarakat pengendara jalan,” ungkap Evan.
Para Ojol dengan tegas menegaskan bahwa tujuan dari aksi tersebut adalah memberikan dukungan moral dan semangat bagi pelaku UMKM di Medan. Mereka menolak untuk menjatuhkan tuduhan atau menyalahkan pihak manapun dalam konflik tersebut. Bagi mereka, kebersamaan dan dukungan terhadap pelaku usaha kecil adalah hal yang lebih utama.
Pada sisi lain, Ponimin alias Amin, pedagang martabak yang menjadi pusat perhatian, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh komunitas ojol.
“Saya sangat senang dan berterima kasih atas dukungan dari rekan-rekan ojol yang telah memborong martabak saya. Ini adalah bentuk solidaritas yang sangat berarti bagi saya,” ungkap Amin dengan tulus.
Tindakan solidaritas para Ojol Medan tersebut menjadi pencerahan dalam momen konflik antara pedagang dan instansi pemerintah. Langkah mereka tidak hanya menjadi dukungan moral, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap nasib UMKM, yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal.
(N/014)
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.