Eks Kapolres Bima Kota Hadapi Sidang Etik, Kompolnas Desak Polri Bongkar Jejaring Narkoba
JAKARTA Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) meminta Kepolisian Republik Indonesia (Polri) membongkar jaringan pemasok narkoba yang te
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI -Proyek lining yang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumatra Utara (Sumut) di Daerah Aliran Sungai (DAS) Bingai Kota Binjai menuai protes dari masyarakat setempat. Keluhan muncul ketika dampak dari proyek tersebut mengakibatkan retaknya dinding rumah dan bahkan amblasnya dapur rumah warga di Lingkungan II, Kelurahan Limau Mungkur, Binjai Barat.
Budi Darmawan, salah satu pemilik rumah yang terkena dampak, menyampaikan kekecewaannya. “Sebelumnya tidak terjadi apa-apa, tapi ketika digali pondasi, sore harinya abrasi. Penggalian ini karena ada proyek dari Pemprov Sumut untuk (pembangunan) lining tepi sungai,” ungkapnya.
Pengaduan yang disampaikan warga kepada instansi terkait tidak mendapat respon yang memuaskan. Meskipun sudah dilakukan upaya pengaduan kepada kepala lingkungan, perangkat kelurahan, hingga kecamatan, hasilnya nihil. Warga merasa diabaikan dan tidak diberikan penjelasan yang memadai terkait keluhan mereka.
Dalam upaya mencari kejelasan, warga telah tiga kali mendatangi Kantor Unit Pelaksana Teknis Dinas PUPR Sumut di depan Lapangan Merdeka Binjai. Namun, janji-janji untuk diganti rugi belum terealisasi. Bahkan, ketika diajak berdialog, warga hanya diberi jawaban yang bertele-tele dan saling lempar tanggung jawab antara pihak kontraktor dan dinas terkait.
Swandi Pinem, Kasubbag Tata Usaha UPT Dinas PUPR di Kota Binjai, menolak untuk ambil bagian dalam menyelesaikan keluhan tersebut. Dia mengklaim bahwa proyek lining bukanlah wewenang dari UPT Dinas Bina Marga Provinsi Sumut di Kota Binjai, sehingga tidak ada campur tangan dari pihaknya dalam penyelesaian masalah ini.
Sementara itu, masyarakat semakin resah dengan kondisi rumah yang retak dan khawatir akan terjadi longsor di belakang rumah mereka, terutama ketika hujan turun dengan intensitas tinggi. Mereka mendesak agar pihak terkait segera melakukan penimbunan untuk mengantisipasi kemungkinan longsor dan memberikan solusi yang konkret atas keluhan mereka.
Keseriusan pemerintah dalam menanggapi keluhan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan dan kesejahteraan masyarakat.
(N/014)
JAKARTA Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) meminta Kepolisian Republik Indonesia (Polri) membongkar jaringan pemasok narkoba yang te
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN WhatsApp yang menyimpan foto, video, dan dokumen secara otomatis sering membuat memori internal HP penuh, sehingga perangkat menja
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi menunjuk Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito sebagai Direktur Utama BPJS
SOSOK
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengajak generasi muda Indonesia untuk tidak melupakan peran Amerika Serikat dalam berbagai fase krisi
NASIONAL
DENPASAR Kepala Divisi Pelayanan Hukum (Kadiv Yankum) Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali, I Wayan Redana, menghadiri Pengukuhan Kepal
HUKUM DAN KRIMINAL
DENPASAR Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali menggelar Rapat Pengharmonisasian Rancangan Peraturan Gubernur tentang perubahan Peratura
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Istilah mokel kerap muncul dalam percakapan seharihari dan media sosial saat bulan Ramadan, terutama untuk menggambarkan perilaku
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Terdakwa kasus dugaan peredaran narkoba, Muhammad Ammar Akbar alias Ammar Zoni, menyerahkan bukti dugaan pemerasan senilai Rp 30
ENTERTAINMENT
SERANG Seorang warga Kota Serang, Banten, bernama Alifah Maryam (29) kini menjadi tersangka kasus penghinaan setelah melaporkan dugaan p
HUKUM DAN KRIMINAL
PEKANBARU Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menetapkan dua orang tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi penguasaan barang bukti pabri
HUKUM DAN KRIMINAL