'Begadang demi Mas Botok!' Ojol dan Kurir Online Rela Bermalam di Depan DPR Kawal Warga Pati
JAKARTA Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) dan kurir online berencana bermalam di depan Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, pada
NASIONAL
SUMSEL -Sebuah kisah yang mencengangkan dan membingungkan telah menggemparkan publik Tanah Air. Marliah, seorang pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) asal Lubuklinggau, Sumatera Selatan, mendadak menjadi warga negara asing (WNA) Malaysia. Bagaimana bisa hal seperti ini terjadi? Inilah sorotan dari kasus Marliah yang sedang menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.
Kejanggalan ini pertama kali terungkap ketika anak Marliah, Inayah, hendak membuat Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Namun, dalam prosesnya, terjadi ketidaksesuaian data yang mengejutkan. Data diri Marliah tidak dapat disinkronisasi dengan data yang tercatat di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) setempat.
Penyelidikan lebih lanjut membuka fakta mengejutkan bahwa Marliah telah terdaftar sebagai WNA Malaysia. Padahal, Marliah tidak pernah menginjakkan kakinya di luar negeri, apalagi melakukan proses pindah kewarganegaraan. Bagaimana mungkin ini terjadi?
Ketika kebingungan semakin mengemuka, terungkaplah bahwa nama dan tanggal lahir Marliah ternyata identik dengan orang lain yang telah melepaskan kewarganegaraan Indonesia dan menjadi WNA Malaysia. Ini adalah Marliah lain yang berdomisili di Kota Kinabalu, Malaysia. Sementara Marliah yang menjadi perbincangan adalah warga Lubuklinggau, Sumatera Selatan.
Permasalahan semakin rumit ketika terungkap adanya kesalahan teknis dalam pengelolaan data di instansi terkait. Marliah kehilangan kewarganegaraan Indonesia karena kesalahan administratif, bukan karena keputusan pribadi. Hal ini menjadi peringatan serius bagi pemerintah dan instansi terkait untuk meningkatkan ketelitian dalam pengelolaan data kependudukan.
Menyikapi kasus ini, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kemendagri telah mengambil langkah untuk memulihkan status Marliah sebagai warga negara Indonesia. Surat resmi dari Kadis Dukcapil Kota Lubuklinggau membuktikan bahwa Marliah secara sah adalah warga negara Indonesia. Namun, proses pemulihan ini tentu tidak menghapuskan kerugian dan kesulitan yang telah dialami oleh Marliah dan keluarganya.
Kesalahan administratif ini memperlihatkan betapa pentingnya pengelolaan data yang akurat dan sistematis dalam menjaga hak-hak dasar warga negara. Pemerintah harus memastikan bahwa setiap individu memiliki akses yang adil dan setara dalam layanan administrasi, serta perlindungan hukum yang kuat terhadap kepentingan mereka.
Kasus Marliah menjadi momentum bagi pemerintah untuk mengevaluasi dan meningkatkan sistem pengelolaan data kependudukan. Kejadian ini juga mengingatkan kita semua akan pentingnya menjaga integritas data, transparansi, dan akuntabilitas dalam menjalankan pemerintahan. Dengan demikian, dapat diharapkan bahwa kasus serupa tidak akan terulang di masa depan, dan setiap warga negara dapat merasa aman dan dihargai dalam negara hukum yang berkeadilan.
(N/014)
JAKARTA Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) dan kurir online berencana bermalam di depan Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, pada
NASIONAL
MEDAN Sejumlah orang tua dan murid SD Negeri 060807 Medan Kota mengadukan dugaan kekerasan yang dilakukan seorang guru kepada Dinas Pendid
PENDIDIKAN
PEKANBARU Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan meski sekolah di Kota Pekanbaru, Riau, diliburkan akibat kabut asap kebakaran
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono meluruskan anggapan bahwa guru menjadi satusatunya pihak yang wajib mencicipi makanan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pemerintah mewajibkan pegawai aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hadir sejak dapu
NASIONAL
JAKARTA Polda Metro Jaya memastikan rekening Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, telah dibuka kemba
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengoptimalkan 21 daerah irigasi sepanjang 2026 untuk meningkatkan luas lahan pertanian p
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengusulkan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PAPBD) 2026 dengan pendapa
PEMERINTAHAN
JAKARTA Nilai tukar rupiah ditutup melemah pada perdagangan Rabu (26/8/2026). Rupiah turun 2 poin atau sekitar 0,01 ke level Rp17.725 per
EKONOMI
JAKARTA Calon Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti menilai nilai tukar rupiah saat ini masih berada di bawah nilai fundamentalnya
EKONOMI