Sentuhan Humanis di Pidie! 500 Warga Antusias Serbu Bakti Kesehatan dan Terima Kursi Roda dari Polri
SIGLI Sekitar 500 warga mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang digelar Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri di Lapangan Bola
NASIONAL
JAKARTA -Dalam upaya besar-besaran untuk menumpas sindikat narkoba jaringan internasional, Direktorat Tindak Pidana Narkotika dan Obat Terlarang (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri telah mengambil langkah koordinasi dengan kepolisian Thailand untuk menangkap bos sindikat narkoba kelas kakap, Fredy Pratama.
Brigjen Mukti Juharsa, Kepala Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, mengungkapkan bahwa Fredy Pratama saat ini menjadi buronan dengan lokasi berada di hutan di kawasan Thailand. Dalam konferensi pers yang digelar di Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) di Jakarta Selatan pada Senin (6/5/2024), Mukti menjelaskan bahwa pihaknya telah berupaya keras untuk menangkap Fredy Pratama.
“Untuk Fredy Pratama sendiri ini masih 50:50, apakah diserahkan ke Indonesia atau tidak. Tapi kemarin saya desak agar diserahkan ke Indonesia,” ujar Mukti.
Salah satu alasan utama mengapa pihak Bareskrim Polri meminta agar Fredy Pratama dikembalikan ke Indonesia adalah karena tindak pidana awal berasal dari Indonesia. Meskipun Thailand telah menindaklanjuti kasus Terorisme dan Pencucian Uang (TPPU) yang melibatkan Fredy Pratama, namun kasus utama bermula dari Indonesia.
“Karena tindak pidana awal adalah di Indonesia, sementara Thailand hanya masalah TPPU,” tambahnya.
Mukti juga mengungkapkan bahwa Polisi Thailand memiliki komitmen untuk menindaklanjuti kasus TPPU dengan memiskinkan istri Fredy Pratama yang memiliki kewarganegaraan Thailand.
“Dalam hal TPPU, kita berkoordinasi dengan pihak kepolisian Thailand yang bertujuan untuk memiskinkan istri Fredy Pratama. Meskipun demikian, tujuan akhir tetap memastikan bahwa Fredy Pratama dan jaringan sindikat narkoba internasional lainnya tidak lagi memiliki kekuatan dan sumber daya untuk melakukan kegiatan kriminal,” jelasnya.
Dengan upaya kolaboratif antara Bareskrim Polri dan kepolisian Thailand, diharapkan bahwa kasus ini dapat segera diselesaikan dan memberikan efek jera yang kuat bagi pelaku kejahatan narkoba di Indonesia maupun di tingkat internasional.
(N/014)
SIGLI Sekitar 500 warga mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang digelar Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri di Lapangan Bola
NASIONAL
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto optimistis Indonesia akan mengalami kebangkitan besar dalam beberapa tahun mendatang. Namun, Prabowo men
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyoroti sejumlah siaran langsung atau live streaming aksi demonstrasi di depan Gedu
NASIONAL
JAKARTA Tembakan gas air mata kembali dilepaskan ke arah kerumunan massa di kawasan Jalan Gatot Subroto dan Jalan Pejompongan Raya, Jakart
PERISTIWA
LANGKAT Tim futsal putri SMK Negeri 2 Binjai berhasil meraih juara 2 dalam turnamen Piala RA CUP yang digelar di Gedung Olahraga Langkat.
OLAHRAGA
JAKARTA Anas Urbaningrum menilai perdebatan mengenai pernyataan Budi Arie di hadapan Presiden Joko Widodo soal kemungkinan perubahan sebel
POLITIK
MEDAN Mantan Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Sekretariat Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Hendra Parwana Batubara
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyatakan kesediaannya menjadi Orang Tua Asuh bagi para nazir wakaf di
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) menolak permohonan praperadilan yang diajukan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Ha
NASIONAL
MEDAN Sebanyak 10 anggota Satuan Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) setelah terbukti melakukan p
PERISTIWA