Sentuhan Humanis di Pidie! 500 Warga Antusias Serbu Bakti Kesehatan dan Terima Kursi Roda dari Polri
SIGLI Sekitar 500 warga mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang digelar Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri di Lapangan Bola
NASIONAL
JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menjelaskan alasan di balik penunjukan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Pada upacara pelantikan AHY di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 21 Februari 2024, Jokowi menegaskan bahwa AHY diberikan tugas penting yang meliputi penyelesaian sertifikat elektronik, pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL), dan pemberian hak guna usaha (HGU) untuk carbon capture.
“Ketiga tugas tersebut berkaitan dengan target 120 juta PTSL dan 120 juta bidang tanah yang akan dimasukkan ke dalam PTSL,” terang Presiden Jokowi. Penunjukan AHY sebagai Menteri ATR/BPN juga melibatkan pergantian posisi dari Hadi Tjahjanto yang kini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan.
Dengan penetapan AHY sebagai menteri ATR/BPN, Partai Demokrat tidak lagi berada dalam posisi oposisi. Jokowi mengungkapkan bahwa salah satu alasan penunjukan AHY adalah kemampuan manajerial yang dimilikinya, yang telah terbukti selama AHY bertugas sebagai anggota TNI dan Ketua Umum Partai Demokrat.
“Kemampuan manajerial AHY terlihat dari latar belakang pendidikannya, termasuk lulusan Akademi Militer (Akmil), Nanyang University, dan Harvard University, serta pengalaman dalam memimpin Partai Demokrat,” ungkap Jokowi. Hal ini menjelaskan kepercayaan pemerintah pada kemampuan AHY dalam mengelola Kementerian ATR/BPN.
Menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan adanya pergantian kabinet selama sisa masa jabatan tahun 2024, Jokowi menyatakan bahwa keputusan tersebut akan ditentukan oleh kebutuhan. “Semuanya tergantung pada kebutuhan. Jika diperlukan, mengapa tidak?” ujarnya.
Penunjukan AHY sebagai Menteri ATR/BPN merupakan langkah strategis yang diharapkan akan mempercepat pencapaian target-target penting dalam pengelolaan tanah dan ruang di Indonesia. Selain itu, komentar Presiden tentang kemungkinan pergantian kabinet menunjukkan kesiapannya untuk melakukan penyesuaian yang diperlukan demi menjaga efektivitas pemerintahan.
(FZ/011)
SIGLI Sekitar 500 warga mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang digelar Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri di Lapangan Bola
NASIONAL
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto optimistis Indonesia akan mengalami kebangkitan besar dalam beberapa tahun mendatang. Namun, Prabowo men
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyoroti sejumlah siaran langsung atau live streaming aksi demonstrasi di depan Gedu
NASIONAL
JAKARTA Tembakan gas air mata kembali dilepaskan ke arah kerumunan massa di kawasan Jalan Gatot Subroto dan Jalan Pejompongan Raya, Jakart
PERISTIWA
LANGKAT Tim futsal putri SMK Negeri 2 Binjai berhasil meraih juara 2 dalam turnamen Piala RA CUP yang digelar di Gedung Olahraga Langkat.
OLAHRAGA
JAKARTA Anas Urbaningrum menilai perdebatan mengenai pernyataan Budi Arie di hadapan Presiden Joko Widodo soal kemungkinan perubahan sebel
POLITIK
MEDAN Mantan Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Sekretariat Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Hendra Parwana Batubara
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyatakan kesediaannya menjadi Orang Tua Asuh bagi para nazir wakaf di
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) menolak permohonan praperadilan yang diajukan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Ha
NASIONAL
MEDAN Sebanyak 10 anggota Satuan Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) setelah terbukti melakukan p
PERISTIWA