37 Siswa dan Guru di Timor Tengah Selatan Diduga Keracunan MBG
NTT Sebanyak 37 siswa dan enam guru dari tiga sekolah di Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara
PERISTIWA
Jakarta – Pemerintah Indonesia menargetkan swasembada pangan pada 2027. Dalam rangka mencapainya, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menekankan pentingnya menjaga ketersediaan lahan sawah agar tidak mengalami defisit. AHY menjelaskan bahwa pencapaian swasembada pangan memerlukan sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah.
AHY menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur irigasi yang memadai, yang akan memastikan distribusi air yang optimal untuk sektor pertanian. “Irigasi primer, sekunder, hingga tersier harus memberikan dampak nyata bagi pertanian,” ungkap AHY dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (8/1/2025). Keberhasilan swasembada pangan sangat bergantung pada sistem irigasi yang efektif.
Selain irigasi, AHY menekankan pentingnya kebijakan satu peta atau one map policy. Kebijakan ini mendukung pembangunan yang lebih terintegrasi dan terkoordinasi. AHY juga menegaskan perlunya menjaga keberlanjutan lahan sawah yang sudah ada, agar tidak terjadi konversi besar-besaran yang dapat menyebabkan defisit.
AHY memperingatkan, “Jangan sampai kita membuka lahan baru, namun mengkonversi lahan sawah yang ada.” Melindungi lahan sawah yang ada akan menjaga produktivitas pertanian dan ketahanan pangan. AHY juga menyebutkan bahwa keberlanjutan sektor pertanian bergantung pada pengelolaan lahan yang baik.
Dalam rapat koordinasi di kantornya, AHY menyampaikan bahwa pemerintah terus berkoordinasi dengan kementerian teknis, lembaga, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan program swasembada pangan dapat tercapai tepat waktu. Program-program prioritas dan tantangan ke depan juga dibahas dalam rapat tersebut.
AHY menegaskan bahwa pencapaian swasembada pangan tidak hanya tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi juga membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat. Teknologi pertanian yang tepat juga berperan penting dalam mencapai target swasembada pangan.
Kerjasama antara semua pihak diperlukan untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian. Dengan dukungan teknologi yang tepat dan perlindungan terhadap lahan sawah, Indonesia diharapkan dapat mencapai swasembada pangan pada 2027.
(christie)
NTT Sebanyak 37 siswa dan enam guru dari tiga sekolah di Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara
PERISTIWA
ASAHAN Wakil Bupati Asahan, Rianto, menegaskan komitmen kuatnya dalam menjaga kelestarian infrastruktur jalan. Ia mengimbau para pengusa
PEMERINTAHAN
BANTEN Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala BKKBN Wihaji mengunjungi wilayah adat Baduy di Kabupaten Lebak, Ba
NASIONAL
JAKATA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengklarifikasi polemik rencana penentuan status aktivis HAM oleh tim asesor yang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Rencana pemerintah untuk menghentikan impor bahan bakar minyak (BBM) dalam 23 tahun ke depan dinilai belum realistis tanpa tr
EKONOMI
JAKARTA Mantan istri komedian Andre Taulany, Rien Wartia Trigina atau Erin, melaporkan balik asisten rumah tangganya berinisial HW ke Po
ENTERTAINMENT
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Belawan menuntut hukuman mati terhadap terdakwa Aditya Ramdani dalam perkara peredaran
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari meminta masyarakat tidak terjebak pada potongan pernyataan dalam p
NASIONAL
BATU BARA Masyarakat Kabupaten Batu Bara kini sedang menanggung beban ganda. Dua kebutuhan pokok vital, yakni gas Elpiji 3 kg dan minyak
EKONOMI
BANDA ACEH Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh meminta Pemerintah Aceh mencabut Peraturan Gubernur (Pergub) yang mengatur pembatasa
PEMERINTAHAN