Mengapa Kasus Ijazah Jokowi Berjalan Lama? Ini Penjelasan Polda Metro Jaya
JAKARTA Kepolisian Daerah Metro Jaya (Polda Metro Jaya) menjelaskan alasan penanganan kasus dugaan pencemaran nama baik terkait tuduhan
HUKUM DAN KRIMINAL
BITVONLINE.COM -Setelah meraih kemenangan dan keberkahan dari puasa di bulan Ramadhan, umat Islam dianjurkan untuk melanjutkan ibadah dengan puasa sunnah enam hari di bulan Syawal.
Puasa ini memiliki keutamaan yang sangat besar dalam Islam, yang dapat memberikan pahala seperti berpuasa sepanjang tahun.
Dalam bukunya yang berjudul 354 Sunnah Nabi Sehari-hari, Dr. Raghib As-Sirjani menjelaskan bahwa salah satu bentuk kasih sayang Allah kepada umat-Nya adalah dengan melipatgandakan pahala setiap kebaikan yang dilakukan.
Hal ini ditegaskan dalam Al-Qur'an Surah Al-An'am ayat 160, yang berbunyi:
"Siapa yang melakukan satu kebaikan, maka ia akan mendapatkan sepuluh kali lipat balasannya."
Dengan demikian, seseorang yang berpuasa selama bulan Ramadhan seakan-akan telah berpuasa selama 300 hari.
Jika ia kemudian melanjutkan dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka total pahala yang diperoleh sebanding dengan berpuasa satu tahun penuh.
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, yang diriwayatkan oleh Abu Ayyub Al-Anshari radhiyallahu 'anhu:
"Siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan, lalu melanjutkannya dengan enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa sepanjang tahun." (HR. Abu Dawud, At Tirmidzi, An Nasa'i, dan Ibnu Majah)
Puasa Syawal ini memiliki fleksibilitas, karena tidak diwajibkan dilakukan secara berurutan atau langsung di awal bulan.
Yang terpenting adalah menyelesaikan enam hari puasa di bulan Syawal.
Bagi umat Islam yang hendak melaksanakan puasa Syawal, berikut adalah doa niatnya:
Doa Puasa Syawal di Malam Hari:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى
Arab Latin: Nawaitu shauma ghadin 'an adâ'i sunnatis Syawwali lillahi ta'âlâ.
Artinya: "Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah."
Doa Puasa Syawal di Siang Hari:
نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى
Arab Latin: Nawaitu shauma hâdzal yaumi 'an adâ'i sunnatis Syawwali lillahi ta'âlâ.
Artinya: "Aku berniat puasa sunnah Syawal hari ini karena Allah."
Puasa Syawal merupakan kesempatan besar untuk memperbanyak amal ibadah setelah bulan Ramadhan.
Semoga umat Islam dapat memanfaatkan momentum ini dengan sebaik-baiknya dan meraih pahala yang berlipat ganda.
(d/a)
JAKARTA Kepolisian Daerah Metro Jaya (Polda Metro Jaya) menjelaskan alasan penanganan kasus dugaan pencemaran nama baik terkait tuduhan
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Tiga kepala bidang (kabid) di Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara dilaporkan mengundurkan diri dari jabatannya di tengah menc
PEMERINTAHAN
MEDAN Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) menerbitkan surat perintah tugas (sprint) untuk menindaklanjuti laporan dugaan koru
HUKUM DAN KRIMINAL
TEHERAN Iran membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz pada Jumat, 17 April 2026, menyusul kesepakatan gencatan senjata antara Isr
INTERNASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Direktorat Monitoring mengungkap sejumlah potensi kerawanan korupsi dalam pelaksanaan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pengelolaan Kesehatan. Aturan ini
KESEHATAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau jembatan eks perlintasan kereta api di Jalan Adi Sucipto, Gang Damai, Kecamatan
PEMERINTAHAN
DENPASAR Presiden Prabowo Subianto mengajak umat Hindu menjadikan Dharma Santi Nasional 2026 sebagai momentum memperkuat persaudaraan da
NASIONAL
BANDA ACEH Gubernur Aceh Muzakir Manaf menegaskan bahwa Program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) tidak dihapus, melainkan sedang mengalami p
PEMERINTAHAN
OlehAbrilloga S.H, M.H.Tulisan opini yang disampaikan oleh Edi Irawan, ST, yang menyerang Komisi Informasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitu
OPINI