BREAKING NEWS
Sabtu, 23 Mei 2026

Banjir Rob Jakarta Terus Terjadi, Pembangunan Tanggul Pantai Belum Rampung Hingga 2030

BITVonline.com - Selasa, 17 Desember 2024 15:09 WIB
Banjir Rob Jakarta Terus Terjadi, Pembangunan Tanggul Pantai Belum Rampung Hingga 2030
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Banjir rob yang merendam kawasan pesisir Jakarta beberapa hari terakhir dikaitkan dengan ketidaksempurnaan pembangunan tanggul pantai yang seharusnya dapat menahan pasang air laut. Penjabat Gubernur Jakarta, Teguh Setyabudi, menjelaskan bahwa banjir rob terjadi di area yang belum memiliki perlindungan tanggul, yang direncanakan untuk melindungi wilayah dengan permukaan tanah lebih rendah dari permukaan laut.

“Tanggul pantai yang kami rencanakan untuk menahan rob belum sepenuhnya selesai. Itu sebabnya kawasan yang belum terbangun tanggulnya mengalami rob,” ujar Teguh saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (17/12/2024).Pembangunan tanggul pantai tersebut mencakup sepanjang 39 kilometer di wilayah pesisir Jakarta, namun hingga kini masih terdapat sekitar 16,1 kilometer yang belum selesai dibangun. Proyek ini, yang merupakan kolaborasi antara Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Pemprov DKI Jakarta, diharapkan dapat mengatasi dampak banjir rob yang merugikan warga pesisir Jakarta.”Proyek pembangunan tanggul pantai ini dibagi dua kewenangan, Kementerian Pekerjaan Umum untuk 14,7 kilometer, sedangkan Pemprov DKI Jakarta menangani sekitar 8,2 kilometer. Kami bekerja keras untuk segera menyelesaikan pembangunan ini,” jelas Teguh.Tanggul pantai yang direncanakan untuk rampung pada tahun 2028 kini diperkirakan baru akan selesai pada 2030. Pembangunan yang tertunda ini berpotensi membuat sejumlah wilayah pesisir Jakarta, khususnya di Jakarta Utara, terus menghadapi ancaman banjir rob. Beberapa titik di wilayah tersebut, seperti Muara Angke di Penjaringan, terendam banjir rob sejak Jumat (13/12/2024), dengan ketinggian air mulai dari 25 sentimeter hingga satu meter.

“Air rob ini biasanya datang pada pagi hari antara pukul 06.00 hingga 09.00 WIB, kemudian surut kembali di siang dan sore hari,” tambah Teguh.Sebagai upaya mitigasi sementara, Pemprov Jakarta meminta warganya untuk memanfaatkan air PAM sebagai alternatif di kawasan yang terdampak banjir rob. Sementara itu, pihaknya juga terus melakukan evaluasi untuk mempercepat penyelesaian proyek tanggul pantai guna mencegah kejadian serupa di masa depan.Pembangunan tanggul pantai menjadi krusial untuk mengurangi potensi bencana rob yang kerap terjadi pada musim hujan, dan menjadi salah satu prioritas Pemprov DKI Jakarta dalam upaya mengatasi banjir. (JOHANSIRAIT)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru