BREAKING NEWS
Sabtu, 23 Mei 2026

Korban Begal Pulang dengan Peluru di Tubuh karena Tak Mampu Bayar Biaya Operasi, Wali Kota Rico Waas Buka Suara

Adelia Syafitri - Sabtu, 23 Mei 2026 07:51 WIB
Korban Begal Pulang dengan Peluru di Tubuh karena Tak Mampu Bayar Biaya Operasi, Wali Kota Rico Waas Buka Suara
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. (foto: Rico Tri Putra Bayu Waas/fb)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait kasus korban begal, Guntur Sugoro (41), yang diduga ditembak kawanan begal di wilayah Deli Serdang dan pulang dari rumah sakit dengan kondisi peluru masih bersarang di punggungnya karena terkendala biaya operasi.

Rico menyebut Pemerintah Kota Medan tengah berupaya membujuk korban agar bersedia kembali menjalani perawatan medis.

Ia memastikan biaya operasi dapat ditanggung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sesuai regulasi yang berlaku.

Baca Juga:

"Iya, jadi pada saat ini sedang kami bujuk beliau, camat tadi sudah di sana sebenarnya untuk membujuk bersama keluarga agar bisa dioperasi. Dan itu sudah bisa ditanggung dengan perwal yang baru tadi," kata Rico, Jumat, 22 Mei 2026.

Ia merujuk pada Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 26 Tahun 2026 yang mengatur pembiayaan korban kejahatan jalanan melalui APBD Kota Medan.

Menurutnya, aturan tersebut sudah mulai diterapkan dalam penanganan kasus serupa.

"Intinya apabila korban berkenan, bisa kita langsung lakukan. Jadi penerapannya bisa kita lakukan," ujarnya.

Sebelumnya, Guntur yang bekerja sebagai satpam SPPG dilaporkan menjadi korban penembakan saat aksi begal di Deli Serdang.

Ia sempat dirawat di RS Pirngadi Medan, namun kemudian diperbolehkan pulang meski peluru timah masih bersarang di tubuhnya.

Guntur mengaku harus meninggalkan rumah sakit karena tidak mampu menanggung biaya operasi yang diperkirakan mencapai Rp60 juta hingga Rp100 juta untuk pengangkatan peluru tersebut.

"Ini sudah pulang, sudah di rumah," ujar Guntur.

Ia menuturkan bahwa meski dokter menyebut kondisi peluru tidak terlalu membahayakan, keberadaannya tetap menimbulkan rasa tidak nyaman dan gangguan pada tubuhnya.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Wali Kota Medan Ajak Pelajar Lawan Judol, Teknologi dan AI Harus Jadi Alat Positif
Wali Kota Medan dan OJK Bahas Penguatan Pengawasan Keuangan Digital, Soroti Judol di Sumut Tembus Rp1,7 Triliun
Wali Kota Medan Dorong Pesparani Jadi Agenda Tahunan Setara MTQ, Usulkan Festival Lintas Iman
Pemerintah Yakin Ekonomi RI Lebih Kuat dari Krisis 2008, Ini Penjelasannya
Uniqlo dan Dekranasda Medan Bersatu Dorong UMKM Naik Kelas di Era Digital
Rico Waas Tancap Gas Benahi Medan, DPRD Sumut Diajak Satu Barisan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru