BREAKING NEWS
Sabtu, 23 Mei 2026

Pemerintah Yakin Ekonomi RI Lebih Kuat dari Krisis 2008, Ini Penjelasannya

Johan - Jumat, 22 Mei 2026 22:57 WIB
Pemerintah Yakin Ekonomi RI Lebih Kuat dari Krisis 2008, Ini Penjelasannya
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kanan) bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan pernyataan pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (22/5/2026). (Foto: ANTARA/Fathur Rochman)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Pemerintah menyatakan kondisi perekonomian Indonesia saat ini masih berada dalam posisi yang lebih kuat dibandingkan saat krisis keuangan global 2008.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan dengan sejumlah tokoh ekonomi nasional di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (22/5/2026).

Airlangga mengatakan, dalam pertemuan tersebut para tokoh yang pernah menjabat sebagai menteri hingga Gubernur Bank Indonesia membagikan pengalaman mereka saat menghadapi tekanan ekonomi pada 2008.

Baca Juga:

Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi bahan evaluasi penting untuk memperkuat langkah antisipatif pemerintah dalam menghadapi dinamika ekonomi global saat ini.

"Kalau kita cek dengan konteks hari ini, relatif situasi makro kita lebih baik, fundamental lebih kuat, depresiasi rupiah juga sekitar 5 persen, jauh lebih rendah dibandingkan kasus sebelumnya," ujar Airlangga.

Ia menambahkan, pemerintah saat ini terus menjaga stabilitas sektor keuangan melalui penguatan regulasi serta pengawasan perbankan agar tetap berada dalam prinsip kehati-hatian.

Selain itu, pemerintah juga mendorong penguatan permodalan perbankan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas sistem keuangan nasional di tengah ketidakpastian global.

Dalam kesempatan yang sama, Airlangga juga menyinggung implementasi kebijakan devisa hasil ekspor (DHE) serta pembentukan tata kelola ekspor sumber daya alam melalui BUMN khusus yang diharapkan dapat memperkuat penerimaan negara.

"Kami juga melaporkan terkait sosialisasi devisa hasil ekspor dan penguatan mekanisme ekspor melalui BUMN," jelasnya.

Pemerintah menegaskan seluruh langkah tersebut ditujukan untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus memastikan pertumbuhan tetap berkelanjutan di tengah tekanan global.*

(d/dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Sumut Gelap Total! Pemadaman Listrik Massal hingga Aceh Bikin Warga Batu Bara Panik dan Aktivitas Lumpuh
Uniqlo dan Dekranasda Medan Bersatu Dorong UMKM Naik Kelas di Era Digital
Pemkab Batu Bara Tegaskan Transformasi Batra Berjaya Demi Penguatan BUMD dan Peningkatan PAD
Purbaya Sebut DSI Akan Diawasi K/L: Biar Tak Jadi Monopoli Seenaknya
Menkeu Purbaya Bantah Ekonomi Indonesia Lesu, Singgung ‘Ekonom TikTok’
9 WNI Diduga Disiksa Tentara Israel, DPR Minta RI Tempuh Jalur ICC
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru