BITVONLINE.COM -Dalam ajaran Islam, umat Muslim dianjurkan untuk tidak langsung tidur kembali setelah menunaikan shalat Subuh.
Anjuran ini bukan sekadar kebiasaan spiritual, melainkan memiliki dasar dari hadis Nabi Muhammad SAW serta manfaat kesehatan dan produktivitas yang nyata.
Anjuran dari Rasulullah SAW
Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda:
"Ya Allah, berkahilah umatku di waktu pagi mereka."
(HR. At-Tirmidzi)
Hadis ini menunjukkan bahwa pagi hari adalah waktu penuh keberkahan.
Nabi Muhammad SAW juga disebutkan tidak pernah tidur lagi setelah Subuh, melainkan mengisinya dengan berdzikir, membaca Al-Qur'an, atau memulai aktivitas harian.
Manfaat Tidak Tidur Setelah Subuh
- Waktu Penuh Keberkahan
Banyak ulama menyebut waktu pagi sebagai momen terbukanya pintu rezeki dan ide-ide produktif.
- Menjaga Ritme Biologis Tubuh
Tidur setelah Subuh dapat mengganggu pola tidur alami dan menyebabkan tubuh terasa lelah sepanjang hari.
- Meningkatkan Kualitas Ibadah dan Produktivitas
Waktu setelah Subuh sangat cocok digunakan untuk membaca Al-Qur'an, belajar, olahraga ringan, atau menyusun agenda harian.
- Menghindari Kemalasan dan Penyakit
Banyak pakar kesehatan menyebutkan bahwa tidur di pagi hari meningkatkan risiko kelelahan, obesitas, dan penurunan mood.
Para ulama sepakat bahwa meski tidak haram, tidur setelah Subuh sebaiknya dihindari tanpa alasan syar'i.
Imam Ibnul Qayyim menyatakan bahwa tidur di pagi hari termasuk kebiasaan yang merugikan bagi jiwa dan tubuh.
Dengan menghindari tidur setelah Subuh, umat Muslim tidak hanya mengikuti sunnah Rasulullah, tetapi juga menjaga kesehatan, menjemput keberkahan pagi, dan memulai hari dengan energi spiritual dan fisik yang lebih baik.*