KPK Tegaskan Kepala Daerah Tak Wajib Beri THR ke Forkopimda, Imbau Hindari Gratifikasi
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan kepala daerah di seluruh Indonesia bahwa mereka tidak memiliki kewajiban untuk me
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA — Banyak umat Islam kerap bertanya, "Apakah Allah masih menerima tobat seseorang yang sudah tobat namun kembali berbuat maksiat?"
Pertanyaan ini relevan bagi siapa pun yang ingin kembali kepada jalan Allah, tetapi sering terjatuh kembali ke dalam dosa.
Jawabannya, ya, Allah SWT tetap membuka pintu ampunan bagi hamba-Nya selama ia bertobat dengan sungguh-sungguh, meski tobat itu dilakukan berkali-kali karena manusia kembali tergelincir ke dalam dosa.
Dalam Al-Qur'an, Allah SWT berfirman:
"Wahai orang-orang yang beriman, bertobatlah kepada Allah dengan tobat yang semurni-murninya. Mudah-mudahan Tuhanmu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang yang beriman bersamanya. Cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanannya. Mereka berkata, 'Ya Tuhan kami, sempurnakanlah untuk kami cahaya kami dan ampunilah kami. Sesungguhnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu." (QS. At-Tahrim: 8)
Ayat ini menjadi penegas bahwa tobat yang tulus dan terus-menerus dilakukan akan membuka jalan pengampunan Allah, selama tidak dilakukan dalam keadaan putus asa atau mengejek syariat-Nya.
Ulama besar Imam Al-Ghazali memberikan nasihat penting bagi umat Islam yang terus berjuang melawan hawa nafsu:
"Apabila kamu bertobat, lalu berbuat dosa lagi, segeralah bertobat. Katakan kepada dirimu, 'Mudah-mudahan aku akan mati sebelum mengulangi perbuatan dosa lagi'," tutur Al-Ghazali dalam salah satu petuahnya.
Menurut Al-Ghazali, tobat yang diulang berkali-kali adalah bentuk perjuangan jiwa menuju kesempurnaan iman.
Selama seseorang tidak meremehkan tobat dan berniat memperbaiki diri, Allah tetap memberikan rahmat dan ampunan-Nya.
Dalam kitab Al-Taubat Ila Allah, ulama kontemporer Dr. Yusuf Qardhawi juga menegaskan bahwa tobat yang benar-benar ikhlas dapat menghancurkan dosa-dosa masa lalu, bahkan yang sebesar gunung sekalipun.
"Islam menghapus dosa-dosa yang dilakukan pada masa kekufuran. Begitu pula, tobat akan menghapus dosa-dosa sebelumnya," tulisnya.
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan kepala daerah di seluruh Indonesia bahwa mereka tidak memiliki kewajiban untuk me
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sebanyak 19 warga negara Indonesia yang merupakan nelayan asal Aceh Timur ditangkap otoritas Thailand setelah diduga melakukan p
NASIONAL
JAKARTA Wakil Presiden ke10 dan ke12, Jusuf Kalla (JK), menyampaikan keprihatinannya atas kasus penyerangan terhadap Wakil Koordinator
POLITIK
MEDAN Proses pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Medan telah mencapai leb
PEMERINTAHAN
MEDAN Menjelang Idul Fitri, umat Muslim di Indonesia diwajibkan untuk membayar zakat fitrah sebagai bentuk penyucian diri setelah sebula
AGAMA
JAKARTA Gerakan Nurani Bangsa (GNB) mengecam keras aksi penyerangan terhadap Andrie Yunus, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang d
POLITIK
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan praktik pemerasan yang melibatkan Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman. D
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Dua anggota komplotan perampok bersenjata tajam yang menyerang seorang warga di siang bolong di Kecamatan Medan Belawan, Sumatera
HUKUM DAN KRIMINAL
SIANTAR Anggota DPR RI dari Komisi III Fraksi Partai Golkar, Mangihut Sinaga, meresmikan Rumah Aspirasi di Jalan SuriSuri, Kota Siantar
PEMERINTAHAN
BATU BARA Warga Dusun Pasar Benteng Sungai, Desa Dahari Selebar, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara, mengeluhkan kondisi akses jalan
PEMERINTAHAN