Harga TBS Sawit Anjlok ke Rp2.500 per Kg, Pemprov Sumut Sebut Dampak Transisi Ekspor Satu Pintu
MEDAN Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani Sumatera Utara terus mengalami penurunan dalam beberapa pekan terakhi
EKONOMI
JAKARTA – Sekretaris Bidang Organisasi DPP Golkar, Derek Loupatty, menyampaikan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) kini telah dianggap sebagai anggota kehormatan Partai Golkar, meskipun ia tidak memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA). Pernyataan ini muncul setelah Jokowi tidak lagi terafiliasi dengan PDI Perjuangan, partai yang membesarkannya.
Derek menjelaskan bahwa pertimbangan Golkar untuk memberikan status anggota kehormatan kepada Jokowi didasari oleh kontribusinya sebagai negarawan yang telah banyak berjasa untuk bangsa dan negara. Selain itu, Golkar sudah memberikan dukungan penuh kepada Jokowi sejak ia pertama kali maju sebagai calon presiden pada Pemilu 2014, dan terus berlanjut hingga masa jabatannya saat ini.
“Kalau mereka negarawan, tidak perlu ada KTA. Bagi Golkar, kenapa Golkar menganggap Pak Jokowi misalnya yang negarawan? Karena Golkar mendukung beliau dari pada saat 2014 sampai dengan 2024 sebagai presiden,” ujar Derek Loupatty kepada wartawan di kantor DPP Golkar, Kamis (5/12/2024).Dalam penjelasannya, Derek menambahkan bahwa dalam struktur keanggotaan Golkar terdapat dua kategori keanggotaan, yaitu anggota biasa dan anggota kehormatan. Dengan demikian, Jokowi, yang dianggap sebagai anggota kehormatan, tidak perlu melalui prosedur administratif seperti yang berlaku bagi kader partai pada umumnya.
“Jadi, kalau ada yang katakan harus punya KTA dan sebagainya, kelas Pak Jokowi, Pak Prabowo, dan lain-lain bagi Golkar tidak perlu pakai KTA. Mereka adalah negarawan dan wajib menjadi anggota kehormatan partai Golkar,” lanjutnya.Selain Jokowi, Golkar juga menyebutkan beberapa tokoh lain yang tidak lagi bergabung dengan PDI Perjuangan, namun tetap dianggap sebagai anggota kehormatan partai. Sebut saja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan calon Gubernur Sumatera Utara Boby Nasution, yang keduanya merupakan bagian dari koalisi Golkar.“Inilah negarawan yang bagi kami, Pak Jokowi atau Pak Prabowo hari ini adalah mereka anggota kehormatan Golkar. Termasuk Mas Gibran, karena Mas Gibran juga kan dicalonkan oleh Partai Golkar bersama Pak Prabowo,” jelas Derek. (JOHANSIRAIT)
MEDAN Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani Sumatera Utara terus mengalami penurunan dalam beberapa pekan terakhi
EKONOMI
JAKARTA Keakraban Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke5 RI Megawati Soekarnoputri usai Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 mendapat
NASIONAL
JAKARTA Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menilai berbagai tantangan yang saat ini dihadapi pemerintahan Presiden P
POLITIK
BIAK NUMFOR Korban ledakan bom yang diduga merupakan sisa peninggalan Perang Dunia II di Kabupaten Biak Numfor, Papua, terus bertambah.
PERISTIWA
DELISERDANG Timnas Vietnam U19 membuka kiprahnya di ajang Piala AFF U19 2026 dengan kemenangan meyakinkan usai menundukkan Timor Leste
OLAHRAGA
JAKARTA Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI mengusulkan pembentukan lembaga resmi yang secara khusus menangani pelaksanaan badal haji guna
NASIONAL
BANDA ACEH Upaya penyelundupan narkotika jenis ganja seberat 2,8 kilogram melalui jalur ekspedisi udara berhasil digagalkan petugas di B
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Komisi VI DPR RI Firnando Ganinduto mengingatkan agar operasional PT Danantara Sumberdaya Indonesia (PT DSI) yang resmi
EKONOMI
JAKARTA Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menggelar upacara penurunan bendera dalam rangka Hari Lahir Pancasila 2026 di Gedung P
NASIONAL
MEDAN Polrestabes Medan bersama personel gabungan menggelar patroli skala besar di kawasan Jermal, Kecamatan Percut Sei Tuan, Senin (1/6
HUKUM DAN KRIMINAL