"Kita Tidak Gagal, Kita Berhasil": Prabowo Semprot Kelompok Ekstrem dan Beberkan Bukti MBG
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintahannya tidak gagal menjalankan berbagai program prioritas. Prabowo menyinggung sejum
NASIONAL
ASIA BARAT DAYA - Sungai Eufrat, salah satu sungai terbesar di Asia Barat Daya, kini sedang mengalami fenomena mengkhawatirkan: mengeringnya aliran air secara drastis.
Peristiwa ini memicu perhatian dunia, bukan hanya karena dampak lingkungan dan sosialnya, tetapi juga karena kaitannya dengan nubuat dalam ajaran Islam.
Di tengah mengeringnya Sungai Eufrat, sejumlah warga di kawasan Suriah dan Irak dilaporkan menggali dasar sungai. Mereka berharap menemukan emas yang tampak berkilauan dari permukaan yang kini tersingkap. Namun para ahli geologi mengingatkan bahwa kilauan itu belum tentu emas.
"Mineral yang terlihat bisa jadi hanyalah pyrit, atau yang dikenal dengan sebutan 'emas bodoh'," kata insinyur geologi Khaled al-Shammari seperti dikutip dari Shafaq News.
Nubuat Rasulullah SAW: Gunung Emas di Sungai Eufrat
Fenomena ini mengingatkan umat Islam pada hadis Nabi Muhammad SAW tentang tanda-tanda datangnya hari kiamat, di mana disebutkan bahwa Sungai Eufrat akan mengering dan mengungkap 'gunung emas', hingga manusia saling membunuh untuk memperebutkannya.
"Kiamat tidak akan terjadi sampai Eufrat mengering sehingga muncullah gunung emas. Manusia pun saling bunuh untuk memperebutkannya…" (HR Muslim No. 2894)
Beberapa ulama menafsirkan bahwa peristiwa ini bisa terjadi saat kemunculan Imam Mahdi atau turunnya Nabi Isa AS ke bumi, meskipun tidak ada kepastian waktu terjadinya.
Pengingat untuk Umat
Meski fenomena ini menarik perhatian banyak orang, para ulama menegaskan bahwa yang lebih penting adalah memperkuat amalan dan keimanan, bukan sekadar fokus pada kapan dan bagaimana hal itu akan terjadi.
"Jika benar itu bagian dari tanda kiamat, maka fitnah harta akan datang. Umat Islam harus siap secara ruhani, bukan hanya fisik," tulis Syekh Sulaiman Al-Asyqar.
Mengeringnya Sungai Eufrat memang menciptakan kehebohan tersendiri, baik dari sisi ilmiah maupun spiritual.
Namun umat disarankan untuk menyikapinya dengan bijak, tetap berpikir kritis dan memperbanyak amal baik dalam menghadapi setiap fenomena akhir zaman.*
(oz/j006)
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintahannya tidak gagal menjalankan berbagai program prioritas. Prabowo menyinggung sejum
NASIONAL
JAKARTA Pergantian Purbaya Yudhi Sadewa dari posisi Menteri Keuangan dan pelantikan Suahasil Nazara pada 14 September 2026 kembali memuncu
POLITIK
MEDAN Lembaga Kritik Kebijakan (LKK) Sumatera Utara menyoroti pengangkatan Muhammad Ali Sipahutar sebagai Sekretaris DPRD Sumatera Utara.
PEMERINTAHAN
DELISERDANG Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya memimpin upacara peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 di Lapangan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Persidangan Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa terkait perkara polemik ijazah Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi)
NASIONAL
BINJAI Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Binjai menggelar razia gabungan bersama TNI, Polri dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengatakan Dadan Hindayana, mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), merupakan salah satu orang yang per
NASIONAL
JAKARTA Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa optimistis nota perlawanan atau eksepsi keduanya dalam perkara dugaan fitnah dan pencemaran na
NASIONAL
JAKARTA Sejumlah pendukung Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa membentangkan spanduk bertuliskan Adili Jokowi di depan Pen
NASIONAL
BOGOR Presiden Prabowo Subianto menolak usulan agar Indonesia menjadi tuan rumah berbagai ajang pertandingan internasional. Prabowo menila
NASIONAL