Wagub Sumut Turun Tangan Membatik Motif 50 Tahun PRSU di Medan
MEDAN Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya BSc menjajal langsung proses membatik saat mengunjungi stan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan
EKONOMI
Banda Aceh – Akademisi sekaligus Imam Besar Masjid Fathun Qarib UIN Ar-Raniry, Tgk Saifuddin A. Rasyid, menyerukan pentingnya bangsa Indonesia kembali menanamkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Seruan tersebut disampaikan dalam khutbah Jumat di Masjid Syuhada Lamgugop, Banda Aceh, 12 Rabi'ul Awal 1447 H atau bertepatan dengan 5 September 2025.
Dalam khutbahnya, Tgk Saifuddin menyoroti kekeringan spiritual dan moral yang dirasakan di berbagai aspek kehidupan bangsa. Ia mempertanyakan apakah ini merupakan pertanda bahwa bangsa ini sedang berjalan menuju jurang kehancuran akibat jauh dari tuntunan agama.
"Kita bertaubat secara total. Mari kembali ke jalan Ilahi dan menyirami setiap tantangan dengan nilai akhlak mulia tuntunan Nabi Muhammad SAW," ajaknya.
Menurutnya, salah satu indikator ketimpangan nilai yang terjadi adalah meningkatnya aksi demonstrasi yang awalnya tertib namun berakhir anarkis. Ia menilai hal ini merupakan refleksi dari ketidakseimbangan moral dan kurangnya rasa saling percaya antar sesama komponen bangsa.
"Para oknum pejabat tak malu menunjukkan arogansi, hidup dalam kemewahan di tengah penderitaan rakyat, dan melontarkan kata-kata kasar yang memancing amarah," ujarnya.
Tgk Saifuddin juga menegaskan bahwa tindakan anarkis dari masyarakat tidak bisa dibenarkan, meski muncul sebagai bentuk frustasi terhadap ketidakadilan. Semua pihak, termasuk masyarakat yang terprovokasi, harus bertaubat dan memohon ampunan Allah.
Ia menyerukan seluruh elemen bangsa—rakyat, pejabat, hingga tokoh agama—untuk duduk bersama dalam suasana saling menghargai demi masa depan generasi mendatang.
Momen peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, menurutnya, seharusnya dimaknai lebih dalam daripada sekadar seremonial.
"Yang paling penting adalah bagaimana kita memahami, memberi makna, dan menerjemahkan secara operasional kehidupan Rasulullah dalam kehidupan kita sehari-hari, terutama dalam konteks berbangsa," ucapnya.
Menutup khutbahnya, Tgk Saifuddin mengingatkan bahwa teladan Rasulullah harus tercermin dalam seluruh aspek kehidupan umat Islam—pribadi, keluarga, sosial, hingga politik dan keamanan negara.
"Sesungguhnya pada diri Rasulullah terdapat teladan yang baik, bagi siapa yang mengharap ridha Allah dan keselamatan negeri ini," pungkasnya.*
MEDAN Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya BSc menjajal langsung proses membatik saat mengunjungi stan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan
EKONOMI
MEDAN Seorang kurir narkoba asal Aceh ditangkap petugas di Bandara Sisingamangaraja XII Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara, setelah keda
HUKUM DAN KRIMINAL
ANKARA Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menuding Israel berupaya mengganggu proses perdamaian di Timur Tengah, termasuk kesepakatan a
INTERNASIONAL
JAKARTA Kebijakan pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 11 persen pada layanan Strava Premium sempat menimbulkan salah perseps
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Klaim potensi kerugian negara dari praktik under invoicing ekspor minyak sawit mentah (CPO) yang disebut mencapai Rp500600 tr
EKONOMI
ST PETERSBURG Ketegangan antara Ukraina dan Rusia kembali memanas setelah serangan drone dilaporkan menghantam fasilitas minyak utama di
INTERNASIONAL
JAKARTA Di tengah masyarakat masih beredar kepercayaan bahwa menabrak kucing, terutama hingga menyebabkan kematian, dapat membawa kesiala
AGAMA
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menegaskan komitmennya terhadap prinsip integritas dengan mengembalikan amplop yang d
NASIONAL
GIANYAR Timnas Indonesia resmi memulai pemusatan latihan (training camp/TC) di Bali pada Minggu (5/7/2026). Program latihan yang berlangs
OLAHRAGA
CARACAS Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela terus bertambah. Hingga laporan terbaru, sedik
INTERNASIONAL