Sentil Tokoh Suka Pamer Pintar, Jokowi: Lamun Siro Pinter, Ojo Minteri!
KEBUMEN Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan kepintaran sebagai alasan untuk bersikap sombo
NASIONAL
Banda Aceh – Akademisi sekaligus Imam Besar Masjid Fathun Qarib UIN Ar-Raniry, Tgk Saifuddin A. Rasyid, menyerukan pentingnya bangsa Indonesia kembali menanamkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Seruan tersebut disampaikan dalam khutbah Jumat di Masjid Syuhada Lamgugop, Banda Aceh, 12 Rabi'ul Awal 1447 H atau bertepatan dengan 5 September 2025.
Dalam khutbahnya, Tgk Saifuddin menyoroti kekeringan spiritual dan moral yang dirasakan di berbagai aspek kehidupan bangsa. Ia mempertanyakan apakah ini merupakan pertanda bahwa bangsa ini sedang berjalan menuju jurang kehancuran akibat jauh dari tuntunan agama.
"Kita bertaubat secara total. Mari kembali ke jalan Ilahi dan menyirami setiap tantangan dengan nilai akhlak mulia tuntunan Nabi Muhammad SAW," ajaknya.
Menurutnya, salah satu indikator ketimpangan nilai yang terjadi adalah meningkatnya aksi demonstrasi yang awalnya tertib namun berakhir anarkis. Ia menilai hal ini merupakan refleksi dari ketidakseimbangan moral dan kurangnya rasa saling percaya antar sesama komponen bangsa.
"Para oknum pejabat tak malu menunjukkan arogansi, hidup dalam kemewahan di tengah penderitaan rakyat, dan melontarkan kata-kata kasar yang memancing amarah," ujarnya.
Tgk Saifuddin juga menegaskan bahwa tindakan anarkis dari masyarakat tidak bisa dibenarkan, meski muncul sebagai bentuk frustasi terhadap ketidakadilan. Semua pihak, termasuk masyarakat yang terprovokasi, harus bertaubat dan memohon ampunan Allah.
Ia menyerukan seluruh elemen bangsa—rakyat, pejabat, hingga tokoh agama—untuk duduk bersama dalam suasana saling menghargai demi masa depan generasi mendatang.
Momen peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, menurutnya, seharusnya dimaknai lebih dalam daripada sekadar seremonial.
"Yang paling penting adalah bagaimana kita memahami, memberi makna, dan menerjemahkan secara operasional kehidupan Rasulullah dalam kehidupan kita sehari-hari, terutama dalam konteks berbangsa," ucapnya.
Menutup khutbahnya, Tgk Saifuddin mengingatkan bahwa teladan Rasulullah harus tercermin dalam seluruh aspek kehidupan umat Islam—pribadi, keluarga, sosial, hingga politik dan keamanan negara.
"Sesungguhnya pada diri Rasulullah terdapat teladan yang baik, bagi siapa yang mengharap ridha Allah dan keselamatan negeri ini," pungkasnya.*
KEBUMEN Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan kepintaran sebagai alasan untuk bersikap sombo
NASIONAL
MEDAN Polrestabes Medan menangkap seorang residivis berinisial M Arif Matondang (30) yang diduga menjadi spesialis pencurian kendaraan ber
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA DPR menyoroti banyaknya keluhan masyarakat terkait data desil kesejahteraan yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi ekonomi seben
NASIONAL
JAKARTA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendeteksi ribuan titik panas atau hotspot masih tersebar di sejumlah wilayah Indones
PERISTIWA
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengingatkan mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Lodewyk Pusung, perihal aturan Kitab Unda
NASIONAL
JOMBANG Muktamar ke35 Nahdlatul Ulama (NU) meminta pemerintah memisahkan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari anggaran pendid
NASIONAL
JAKARTA Pihak Reza Gladys menyiapkan langkah hukum lanjutan setelah pihak Nikita Mirzani mengklaim menang dalam perkara banding Perbuatan
ENTERTAINMENT
MEDAN Sekitar 250 alumni eks Departemen Penerangan (Deppen) Sumatera Utara (Sumut) berkumpul dalam Temu Kangen Anantakupa Sumut. Pertemuan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Peraih Nobel Ekonomi 2024 sekaligus penulis buku Why Nations Fail, James A. Robinson, menilai kemajuan suatu negara tidak boleh be
NASIONAL
BANJAR Penggunaan helikopter water bombing untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan berdampak pada kola
PERISTIWA