Rico Waas dan Forkopimda Senam Bareng Warga di CFD Medan
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) berbaur dengan masyarakat dal
PEMERINTAHAN
Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Bambang Soesatyo mengapresiasi penayangan perdana film ‘Sampai Nanti, Hanna!’ yang digelar pada Jumat (29/11) di Jakarta. Film bertema romansa ini mengambil latar belakang era 1990-an dan diadaptasi dari kisah nyata yang tidak hanya memberikan inspirasi, tetapi juga menyampaikan berbagai pesan yang mendalam bagi para penontonnya.
Bamsoet, sapaan akrab Bambang Soesatyo, menyoroti berbagai tema yang diangkat dalam film tersebut, seperti cinta yang terpendam, tekanan dalam hubungan, trauma emosional, dan keberanian untuk melepaskan diri dari masa lalu. Menurutnya, film ini berhasil menyentuh sisi emosional penonton dan mengajak mereka untuk merenungkan bagaimana hubungan yang tidak sehat dan cinta yang terpendam dapat memengaruhi kehidupan seseorang.
“Selain menggambarkan cinta yang terpendam, Sampai Nanti, Hanna! juga mengangkat tema lain yang sangat relevan, seperti tekanan dalam hubungan, trauma emosional, dan bagaimana seseorang memiliki keberanian untuk melepaskan diri dari masa lalu. Film ini memberikan inspirasi dan membuat kita berpikir tentang bagaimana hubungan yang tidak sehat dapat berdampak besar bagi kehidupan kita,” ujar Bamsoet saat menghadiri acara tersebut.
Pada kesempatan itu, Ketua MPR RI ke-16 dan Ketua DPR RI ke-20 ini juga menyampaikan pentingnya meningkatkan jumlah produksi film nasional di tengah gempuran film asing yang masuk ke pasar domestik. Menurutnya, produksi film nasional tidak hanya bermanfaat untuk pelestarian budaya lokal, tetapi juga berperan penting dalam memperkuat identitas nasional, mendukung perkembangan industri kreatif, serta berkontribusi pada peningkatan perekonomian nasional.
“Memperbanyak film nasional adalah respons terhadap tantangan globalisasi yang sering kali mengancam keberadaan seni dan budaya lokal. Dalam era digital yang dipenuhi dengan konten global, film nasional menjadi sarana penting untuk melindungi dan memperkenalkan budaya Indonesia. Dengan menghadirkan cerita asli Indonesia, film dapat menjadi alat yang efektif untuk melawan homogenisasi budaya dan menjaga identitas nasional kita,” kata Bamsoet.
Anggota Komisi III DPR RI ini juga menggarisbawahi bahwa produksi film nasional dapat mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia. Industri film, lanjut Bamsoet, tidak hanya melibatkan para pembuat film, tetapi juga menciptakan lapangan pekerjaan bagi berbagai profesi, mulai dari penulis naskah, aktor, hingga tenaga teknis.
Lebih lanjut, Bamsoet menekankan bahwa dengan memperbanyak film nasional, Indonesia dapat mendorong investasi dalam sektor ekonomi kreatif, yang pada gilirannya dapat mendorong perekonomian nasional. Keberhasilan film nasional di pasar domestik, ujar Bamsoet, juga dapat membuka peluang untuk mengekspor karya-karya film Indonesia ke pasar internasional.
“Keberhasilan film nasional di pasar domestik akan memberikan dampak positif yang lebih besar. Jika film Indonesia diterima dengan baik di dalam negeri, tidak menutup kemungkinan karya-karya ini akan mendapatkan perhatian global dan memberikan peluang untuk mengekspor budaya Indonesia ke luar negeri,” tambahnya.
Bamsoet mengajak semua pihak, terutama para pelaku industri perfilman, untuk terus berinovasi dan menciptakan karya-karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga dapat memperkuat citra dan budaya Indonesia di kancah internasional. Ia berharap, dengan semakin berkembangnya industri film nasional, Indonesia akan mampu bersaing dengan negara-negara lain dalam bidang seni dan budaya.
(JOHANSIRAIT)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) berbaur dengan masyarakat dal
PEMERINTAHAN
JAKARTA Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, menegaskan revisi UndangUndang Pemerintahan Aceh (UUPA) penting dil
PEMERINTAHAN
BINJAI Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Binjai melakukan penyegaran struktur organisasi melalui Rapat Pleno I yang digela
POLITIK
JAKARTA Taman Safari Indonesia kembali menggelar International Animal Photo and Video Competition (IAPVC) 2026 sebagai ajang fotografi d
PARIWISATA
ACEH Pemerintah mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Ba
NASIONAL
BANDA ACEH Kondisi cuaca di sejumlah wilayah Aceh pada hari ini diperkirakan didominasi cuaca berawan hingga hujan ringan. Beberapa daer
NASIONAL
MEDAN Kondisi cuaca di sejumlah wilayah Sumatera Utara (Sumut) pada hari ini didominasi cuaca cerah. Namun, beberapa daerah diperkirakan
NASIONAL
JAKARTA Cuaca di wilayah DKI Jakarta pada hari ini diperkirakan didominasi hujan ringan di sebagian besar kawasan ibu kota. Sementara it
NASIONAL
BANDUNG Prakiraan cuaca di sejumlah wilayah Jawa Barat pada hari ini didominasi hujan ringan hingga hujan sedang. Bahkan, wilayah Subang
NASIONAL
YOGYAKARTA Prakiraan cuaca di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada hari ini didominasi kondisi berawan. Namun, hujan ringan dip
NASIONAL