BREAKING NEWS
Jumat, 19 Juni 2026

Sedang Sakit? Ini Doa yang Dipraktikkan Rasulullah SAW

- Kamis, 25 September 2025 11:38 WIB
Sedang Sakit? Ini Doa yang Dipraktikkan Rasulullah SAW
Ilustrasi. (Foto: Getty Images/iStockphoto/gorodenkoff)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
MEDAN – Di tengah cobaan sakit yang kerap datang tanpa diduga, umat Islam diajarkan untuk tidak hanya mengandalkan pengobatan medis, tetapi juga memperkuat ikhtiar melalui doa.

Rasulullah Muhammad SAW sendiri memberikan tuntunan bagaimana cara memohon kesembuhan secara langsung kepada Allah SWT, dengan doa-doa yang bersumber dari hadis sahih.

Sakit merupakan ujian sekaligus bentuk kasih sayang Allah SWT, sebagaimana dijelaskan dalam berbagai hadis, termasuk yang menyebutkan bahwa sakit dapat menggugurkan dosa dan menjauhkan dari siksa neraka.

Baca Juga:
Namun, selain bersabar, umat Islam juga dianjurkan untuk aktif berdoa, sebagaimana diteladankan oleh Rasulullah SAW.

Salah satu doa yang sangat dianjurkan saat mengalami sakit, sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Muslim dan dikutip dalam Kitab al-Adzkar karya Imam An-Nawawi, dilakukan dengan meletakkan tangan di bagian tubuh yang sakit, lalu membaca:

"Bismillah" sebanyak tiga kali, kemudian membaca:

أَعُوذُ بِاَللَّهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ

A'udzu billahi wa qudratihi min syarri ma ajidu wa uhadziru

(Dibaca tujuh kali)

Artinya: "Aku berlindung kepada Allah dan kekuasaan-Nya dari keburukan yang aku rasakan dan yang aku khawatirkan."

Doa ini diajarkan langsung oleh Rasulullah kepada sahabat Utsman bin Abil 'Ash RA, yang mengeluh sakit pada tubuhnya.

Setelah mengamalkan doa tersebut, penyakit yang diderita pun diangkat atas izin Allah SWT.

Dalam hadis sahih lain yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dan Bukhari, Rasulullah SAW juga mendoakan orang sakit dengan bacaan berikut:

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ، اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي، لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ، شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا

Allahumma Rabban-naas, adzhibil ba'sa isyfi anta asy-Syafi, la syifa'a illa syifa'uka, syifaan la yughadiru saqaman.

Artinya: "Ya Allah, Tuhan seluruh manusia, hilangkanlah penyakit ini. Sembuhkanlah, Engkaulah Dzat Maha Penyembuh. Tidak ada kesembuhan kecuali dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan rasa sakit."

Doa ini biasa dibacakan Rasulullah SAW saat menjenguk orang sakit, dan bisa diamalkan juga oleh siapa pun saat mendoakan orang terdekat.

Sebagaimana diriwayatkan dalam Sahih Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW juga membaca Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas untuk memohon kesembuhan.

Tiga surah pendek ini dikenal sebagai pelindung dari segala bentuk gangguan, baik fisik maupun spiritual.

Sementara itu, doa perlindungan dari penyakit dan wabah, seperti yang diajarkan oleh Ustadz Adi Hidayat, juga penting untuk diamalkan di masa-masa rentan, seperti saat pandemi atau kondisi kesehatan melemah:

بِسْمِ اللهِ الَّذِىْ لاَيَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَآءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Bismillahilladzi laa yadhurru ma'asmihi syai'un fil ardhi wa la fis samaa'i wahuwas Sami'ul 'Alim.

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah, yang bersama nama-Nya tidak ada satu pun yang membahayakan di bumi dan di langit. Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."

Dalam pandangan Islam, sakit adalah bentuk ujian yang sarat hikmah dan pahala, jika dijalani dengan kesabaran. Rasulullah SAW bersabda:

"Tidaklah seorang mukmin tertimpa suatu rasa sakit, kelelahan, penyakit, kesedihan, atau bahkan kegundahan, melainkan Allah akan menghapus dosa-dosanya karenanya." (HR. Muslim)

Lebih dari itu, sakit juga menjadi pengingat akan ketergantungan manusia kepada Allah, dan kesempatan untuk mendekatkan diri secara spiritual.

"Kalau pendekatan kita dengan Allah baik, dan zikirnya kuat, maka tidak ada satu pun penyakit yang bisa tembus ke tubuh kita kecuali kematian," ujar Ustadz Adi Hidayat dalam salah satu ceramahnya.

Kesembuhan adalah hak Allah SWT, dan doa merupakan senjata utama bagi seorang Muslim.

Rasulullah telah mencontohkan doa-doa penuh makna dan keyakinan untuk dipraktikkan dalam keseharian, baik bagi diri sendiri maupun untuk orang-orang tercinta.

Semoga doa-doa ini menjadi wasilah kesembuhan bagi siapa saja yang sedang diuji oleh sakit, dan menjadi penguat iman dalam setiap langkah ikhtiar menuju sehat.

"Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan." (QS Al-Insyirah: 6)*

(tm/a008)

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Ijtihad Dimasa Kini: Kebutuhan Mendesak untuk Relevansi Hukum Islam
Kadiskes Bali Tegaskan Uang Makan PNS Tak Dianggarkan Sejak 2021, Sesuai Regulasi
Mengapa Nabi Ibrahim Disebut dalam Bacaan Tahiyat Akhir Salat? Ini Penjelasannya
Ingin Segala Urusan Dimudahkan? Yuk Amalkan 4 Doa Ini!
Sejarah dan Dinamika Pemikiran Islam
Barang Hilang Bikin Panik? Amalkan Doa Ini untuk Meminta Petunjuk Allah
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru