Piala Presiden 2026 Diikuti 8 Klub dari 4 Negara, PSMS Medan Masuk Grup B
JAKARTA Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menjelaskan alasan dipilihnya Stadion Si Jalak Harupat dan Stadion Gelora Bung Tomo sebagai tuan
OLAHRAGA
MAGELANG- Irjen Kementerian Pertanian (Kementan) Setyo Budiyanto resmi terpilih sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk periode 2024-2029 setelah melalui proses pemilihan yang dilakukan oleh Komisi III DPR. Penetapan ini terjadi pada Kamis (21/11/2024) di ruang rapat Komisi III DPR, Jakarta, dengan hasil pemungutan suara yang menguatkan posisi Setyo Budiyanto sebagai ketua KPK yang baru.
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, yang juga hadir dalam acara tersebut, mengungkapkan dukungannya terhadap Setyo. Ia menyatakan bahwa sejak awal, ia memang berharap Setyo bisa menjadi Ketua KPK. Sudaryono menilai Setyo sebagai sosok yang memiliki integritas tinggi dan dedikasi yang besar terhadap pemberantasan korupsi.
“Kami sangat mendukung upaya-upaya pemberantasan korupsi dan Pak Setyo, saya kenal beliau baik. Beliau sudah berpengalaman dan bekerja di banyak tempat, termasuk Kementan. Integritas beliau sudah teruji,” ujar Sudaryono saat ditemui di Wisma Sejahtera, Kota Magelang.
Setyo Budiyanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Inspektur Jenderal (Irjen) Kementan, memiliki latar belakang karir yang beragam, termasuk pengalaman sebagai penyidik di KPK dan di berbagai wilayah instansi pemerintahan. Sudaryono menambahkan bahwa dengan pengalaman tersebut, Setyo membawa banyak pengetahuan dan kebijaksanaan yang dibutuhkan untuk memimpin KPK dalam menjalankan tugasnya.
“Beliau punya dedikasi, integritas, dan pengalaman yang luas. Ini yang membuat beliau sangat layak untuk memimpin KPK. Beliau juga sangat tegas namun memiliki hati yang baik,” ungkap Sudaryono.
Setyo terpilih melalui mekanisme voting yang dilakukan oleh anggota Komisi III DPR, yang dihadiri oleh perwakilan dari seluruh fraksi. Dalam proses pemilihan tersebut, Setyo memperoleh 46 suara, mengalahkan calon lainnya. Berikut adalah hasil lengkap pemungutan suara untuk lima pimpinan KPK terpilih:
Setyo Budiyanto (Irjen Kementan) – 46 suara Fitroh Rohcahyanto (Mantan Direktur Penuntutan KPK) – 48 suara Ibnu Basuki Widodo (Hakim Pengadilan Tinggi Manado) – 33 suara Johanis Tanak (Wakil Ketua KPK 2019-2024) – 48 suara Agus Joko Pramono (Wakil Ketua BPK 2019-2023) – 39 suaraDengan terpilihnya Setyo Budiyanto, diharapkan KPK di bawah kepemimpinannya dapat terus memperkuat upaya pemberantasan korupsi di Indonesia, membawa perubahan yang signifikan dalam sistem hukum, serta memperbaiki tata kelola pemerintahan di tanah air.
(JOHANSIRAIT)
JAKARTA Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menjelaskan alasan dipilihnya Stadion Si Jalak Harupat dan Stadion Gelora Bung Tomo sebagai tuan
OLAHRAGA
BANDA ACEH Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, mengirimkan surat kepada Presiden Prabowo Subianto terkait pengelolaan minyak dan g
EKONOMI
BINJAI Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut terus memperkuat sinergi untuk m
PEMERINTAHAN
MEDAN Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, menghadiri acara syukuran gedung baru Bimbingan Belajar (Bimbel) Scholaris di Jalan STM
PENDIDIKAN
MEDAN Pemerintah Kota Medan terus memperluas akses pelatihan kerja bagi masyarakat melalui program yang lebih inklusif. Sebanyak 20 peny
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menegaskan komitmennya mendukung percepatan konektivitas antara Pelabuhan Kuala
PEMERINTAHAN
BINJAI Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Anggota DPRD Sumatera Utara Daerah Pemilihan (Dapil) XII BinjaiLangkat terus memperku
PEMERINTAHAN
BINJAI Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama anggota DPRD Sumatera Utara Daerah Pemilihan (Dapil) XII BinjaiLangkat menggelar Musy
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kabupaten Batu Bara menghadirkan produk olahan cabai sebagai unggulan di Paviliun Kabupaten Batu Bara pada ajang Pekan
PEMERINTAHAN
Oleh Dr H Taqwaddin, S.H., S.E., M.S.TULISAN ini tidak dimaksudkan untuk mengeksaminasi Putusan PN Jakarta Pusat dalam Perkara Tipikor deng
OPINI