Febrie Adriansyah Ungkap Alasan Tinggalkan Jabatan Jampidsus, Siapa yang Memintanya Mundur?
JAKARTA Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, mengungkapkan bahwa dirinya meningg
HUKUM DAN KRIMINAL
Solo — Presiden Republik Indonesia ke-7, Joko Widodo (Jokowi), hari ini mengunjungi proyek pembangunan elevated rail di Simpang Tujuh Joglo, Banjarsari, Solo. Kehadiran Jokowi disambut hangat oleh masyarakat setempat, yang sudah lama menantikan penyelesaian proyek besar tersebut. Jokowi didampingi oleh pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo nomor urut 02, Respati Ardi dan Astrid Widayani, yang juga turut mendampingi kunjungan tersebut.
Kedatangan Presiden Jokowi kali ini tidak dalam rangka peresmian, melainkan untuk meninjau langsung kemajuan pembangunan dan memastikan proyek tersebut berjalan sesuai rencana. Jokowi menekankan pentingnya proyek ini, yang menurutnya akan memberikan dampak besar bagi pengembangan infrastruktur di Solo dan sekitarnya.
“Saya hanya ingin melihat perkembangan proyek ini. Agar pemimpin Solo yang akan datang mengetahui bahwa kita memiliki proyek besar yang harus segera diselesaikan. Masyarakat sekitar sudah cukup lama menunggu dan saya berharap proyek ini bisa segera selesai,” ujar Jokowi di lokasi.
Proyek elevated rail Simpang Tujuh Joglo menjadi salah satu proyek infrastruktur besar di Solo yang diharapkan dapat mengurangi kemacetan dan meningkatkan mobilitas warga. Jokowi mengungkapkan bahwa kelanjutan proyek ini menjadi sangat penting, terutama untuk memastikan kelancaran dan pembangunan yang berkelanjutan di Solo.
“Proyek besar seperti ini memerlukan pemimpin yang memiliki komitmen kuat untuk melanjutkan pembangunan. Jangan sampai ketika ada pergantian pemimpin, pembangunan malah terhenti,” tambah Jokowi.
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga menyoroti pentingnya hubungan yang baik antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Ia berharap, dengan komunikasi yang terjalin baik, proyek-proyek besar yang sedang berlangsung dapat terus berlanjut tanpa hambatan.
“Pembangunan ini harus berkelanjutan, dan itu akan mudah dicapai jika pemerintah daerah memiliki hubungan yang baik dengan pemerintah pusat. Semuanya akan berjalan lebih lancar,” ungkapnya.
Jokowi mengingatkan bahwa proyek seperti elevated rail bukan hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga soal komitmen untuk mensejahterakan masyarakat melalui peningkatan aksesibilitas dan perbaikan sistem transportasi publik yang lebih efisien.
Dengan kunjungan ini, Jokowi berharap warga Solo dapat melihat langsung dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan di kota mereka, sekaligus memberi pesan kepada calon pemimpin daerah untuk terus mengawal keberlanjutan proyek strategis seperti ini.
(JOHANSIRAIT)
JAKARTA Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, mengungkapkan bahwa dirinya meningg
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BNI 2026 menjadi salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMK
EKONOMI
BANDUNG Presiden ke6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengenang pengalamannya menghadapi demonstrasi selama menjabat
POLITIK
DELI SERDANG Satuan Reserse Narkoba Polresta Deli Serdang menggerebek tiga lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi dan penyalahgunaa
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kasus keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sumatera Utara (Sumut) meningkat empat kali lipat sepanjang 20
NASIONAL
MEDAN Kisruh pengelolaan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) AlHikmah Medan kembali mencuat. Persoalan tersebut mencakup status kepemimpi
NASIONAL
PEKANBARU Yayasan Jaga Riau Indonesia mendesak Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau dan Gubernur Riau segera mengambil langkah konkre
NASIONAL
MEDAN Kota Medan mengalami penurunan permukaan tanah sekitar 33 milimeter atau 3,3 sentimeter per tahun. Angka tersebut terungkap dalam
NASIONAL
JAKARTA Suroso Isnandar ditunjuk sebagai Direktur Utama PT PLN (Persero), menggantikan Darmawan Prasodjo. Pergantian pimpinan perusahaan
NASIONAL
JAKARTA Terdakwa Don Ritto alias Idon menilai jaksa penuntut umum (JPU) mencampuradukkan honorarium advokat, kegiatan bisnis, dan hubung
HUKUM DAN KRIMINAL